Breaking News:

Partisipasi Pemilih Pilkada Serentak 2020 di Tanjungpinang 62 Persen

Bawaslu Tanjungpinang menggelar rapat evaluasi pelaksanaan Pilkada serentak 2020.

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Agus Tri Harsanto
ist
Evaluasi dan Refleksi Pengawasan Pilkada 2020. 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Bawaslu Tanjungpinang menggelar rapat evaluasi pelaksanaan Pilkada serentak 2020.

Ketua Bawaslu Kota Tanjungpinang, Muhamad Zaini menjelaskan, bahwa dalam rakor tersebut bertujuan untuk melakukan evaluasi terhadap proses penyelenggaraan teknis dan pengawasan Pemilihan di Kota Tanjungpinang, agar peran Bawaslu maupun KPU dan stakeholder terkait, semakin baik,  profesionalitas dan berkualitas dalam menyukseskan pesta demokrasi kedepannya.

Sehingga tidak hanya sekedar berlangsungnya  demokrasi elektoral, tetapi mampu mencapai kualitas demokrasi substansial.

Serta yang paling penting, Rakor ini menjadi media koordinasi, apresiasi dan silaturahim bagi kita semua yang telah berkontribusi dan bekerjasama dalam mengawal pesta demokrasi. 

Apalagi menjadi kebanggaan, bahwa  meskipun Pilkada 2020 dilaksanakan ditengah pandemi Covid-19, namun ada peningkatan partisipasi pemilih hingga 62 persen.

Sementara Pilgub 2015 di Kota Tanjungpinang hanya 57 persen dan lebih menarik, menurunnya jumlah tren pelanggaran di Pilgub 2020.

Baca juga: Ansar Ahmad Pemenang Pilkada Kepri, Soerya Respationo Ucapkan Selamat, Isdianto?

"Rakor tersebut sebagai media evaluasi, koordinasi, apresiasi dan silaturahim kita semua. Kesuksesan Pilkada ada peran kita semua. Terima kasih kepada semua pihak, terutama TNI, Polri, Pemko, Perguruan Tinggi, Ormas, media massa dan seluruh lapisan masyarakat yang telah berpartisipasi mengawal pesta demokrasi", tutur Zaini yang juga Kordiv. Pengawasan, Humas dan Hubungan Antar Lembaga, Minggu (28/02/2021). 

Hal senada disampaikan oleh Anggota Bawaslu Provinsi Kepri, Said Abdullah Dahlawi bahwa kesuksesan Pilkada berkat kerja sama dan koordinasi yang baik semua pihak, baik penyelenggara Bawaslu, KPU, maupun semua stakeholder.

Hasil evaluasi, ternyata Tanjungpinang merupakan daerah yang terbanyak setelah Batam dalam kegiatan kampanye pasangan calon. Rendah dalam kasus penanganan pelanggaran, tinggi dalam partisipasi pemilih.

Tentu ini dilandasi oleh optimalisasi pencegahan, pengawasan dan sosialisasi jajaran pengawas.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved