Breaking News:

Jokowi Akhirnya Cabut Lampiran Izin Miras, Ini Alasannya

Presiden Joko Widodo atau Jokowi, mencabut lampiran pada Peraturan Presiden Nomor 10 Tahun 2021. Dengan pencabutan ini, lampiran tersebut tak berlaku

Shutterstock
Ilustrasi 

JAKARTA, TRIBUNBATAM.id - Presiden Joko Widodo atau Jokowi, mencabut lampiran pada Peraturan Presiden Nomor 10 Tahun 2021 yang berkaitan dengan penanaman modal pada industri minuman keras pada Selasa, 2 Maret 2021.

Informasi pencabutan ini, diumumkan melalui website presidenri.go.id .

Hal tersebut diputuskan setelah Presiden mempertimbangkan masukan dari sejumlah pihak.

Demikian disampaikan Presiden dalam keterangannya di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 2 Maret 2021.

Baca juga: Polemik Investasi Miras, Siapa Pembisik Jokowi?

Presiden Joko Widodo menyampaikan pidato secara virtual, Rabu (24/9/2020).
Presiden Joko Widodo menyampaikan pidato secara virtual, Rabu (24/9/2020). (TANGKAP LAYAR VIDEO PIDATO PRESIDEN JOKOWI/SEKRETARIAT KABINET via kompas.com)

“Setelah menerima masukan dari ulama-ulama, MUI, Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, ormas-ormas lain, tokoh-tokoh agama, juga masukan-masukan dari provinsi dan daerah,'' kata Jokowi

"bersama ini saya sampaikan saya putuskan lampiran Perpres terkait pembukaan investasi baru dalam industri minuman keras atau miras yang mengandung alkohol saya nyatakan dicabut,” lanjut Jokowi

Dengan pencabutan ini, lampiran tersebut dinyatakan tidak lagi berlaku.

Sebelumnya, Pemerintah melegalkan masyarakat untuk memproduksi minuman keras ( miras), namun dengan berbagai syarat tertentu.

Baca juga: Bawa Minuman Keras Secara Ilegal Masuk Batam, Kapal Penyelundup Diamankan Polisi

Aturan produksi miras tersebut diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal.

Perpes yang diteken Presiden Joko Widodo ( Jokowi) pada 2 Februari 2021 ini merupakan pelaksanaan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Halaman
12
Editor: Filemon Halawa
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved