Breaking News:

BERITA CHINA

Bikin Rusuh di Laut China Selatan, Beijing Ketahuan Lakukan Hal Tak Terpuji di Laut China Timur

Belum puas berkonflik dengan banyak negara di Laut China Selatan atas klaimnya, Xi Jinping kini mengincar Laut China Timur yang menambah musuh Beijing

Editor: Irfan Azmi Silalahi
Eksekutif Marinetime
Bikin Rusuh di Laut China Selatan, Beijing Ketahuan Lakukan Hal Tak Terpuji di Laut China Timur. Foto ilustrasi kapal-kapal berbendera China 

TRIBUNBATAM.id - Bikin Rusuh di Laut China Selatan, Beijing Ketahuan Lakukan Hal Tak Terpuji di Laut China Timur.

China sepertinya benar-benar mencari masalah.

Belum puas berkonflik dengan banyak negara di Laut China Selatan atas klaimnya,

Xi Jinping kini mengincar Laut China Timur yang diprediksi menambah lagi musuh Beijing.

Baca juga: WHO Penasaran Misteri Corona Disembunyikan China, Sebut Data Mungkin hanya Kebohongan !

Baca juga: Rahasia Gila China Hancurkan India Ketahuan, Buntut Bentrok Lembah Galwan Militer Beijing Curang!

Baca juga: CHINA Mimpi Kalahkan AS di Laut China Selatan, Joe Biden Punya Jurus Bungkam Xi Jinping

Amerika mengirim kapal induk ke Laut China Selatan di bawah pemerintahan Joe Biden.
Amerika mengirim kapal induk ke Laut China Selatan di bawah pemerintahan Joe Biden. (SCMP)

China dilaporkan menangkap ikan dan pengerukan di perairan sekitar Kepulauan Matsu di Laut China Timur.

Temuan itu disampaikan seorang nelayan asal Taiwan yang bersaksi.\

Nelayan itu awalnya curiga lantaran persediaan ikan di Kepulauan Matsu menurun secara signifikan.

Baca juga: Jurus Selengkangan Besi Buat Kagum Banyak Orang, Master Kungfu China Beberkan Kekuatannya

Baca juga: China Mempermalukan AS? Diplomat AS Protes Tes Swab Lewat Lubang Anus

"Ikan ini dulu berharga 100.000 dolar Taiwan setahun dan sekarang turun menjadi 10.000," ucap nelayan itu seperti dilansir dari express.co.uk pada Rabu (3/3/20201).

Kapal selam Jepang tabrak kapal China
Kapal selam Jepang tabrak kapal China (News.com)

"Matsu dulu disebut surga memancing tetapi sekarang semua ikannya hilang."

"Ini dulu tertutup pasir dan sekarang semuanya adalah batu."

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved