Rabu, 15 April 2026

BATAM TERKINI

Wali Murid Mulai Kasih 'Lampu Hijau' Tapi Siswa SD di Batam Belum Boleh Belajar Tatap Muka

Pembelajaran tatap muka untuk siswa SD di Batam belum juga dilaksanakan, ini komentar wali murid yang mengaku sudah beri izin tatap muka.

ISTIMEWA
Sejumlah sekolah di Batam terutama daerah hinterland mulai melakukan proses belajar mengajar secara tatap muka. Namun, untuk wilayah mainland belum mendapatkan izin. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Pembelajaran tatap muka untuk siswa Sekolah Dasar (SD) di Kota Batam belum juga dilaksanakan.

Padahal, banyak wali murid berharap pemerintah dapat memberikan 'lampu hijau' bagi siswa SD untuk segera menggelar belajar tatap muka.

Hal ini diakui oleh Kepala Sekolah SDN 004 Sambau, Kota Batam, Noperlinda.

"Melalui grup Whatsapp kelas, hampir 90 persen orangtua murid berharap belajar tatap muka digelar secepatnya. Tapi sejauh ini kami masih belajar daring," ujar Noperlinda saat dihubungi Tribun Batam, Kamis (4/3/2021).

Tidak hanya wali murid saja, pihak guru pun juga berharap pembelajaran tatap muka segera digelar.

Sebab, pembelajaran daring dianggap mempengaruhi kualitas belajar anak didik.

Selain itu, banyak guru beranggapan jika kondisi saat ini tak seburuk seperti awal pandemi Covid-19 melanda Kota Batam.

"Hasil belajar anak yang dikirimkan setiap harinya belum tentu sesuai dengan kondisi sebenarnya," ungkap Noperlinda lagi.

Apalagi, kata dia, beberapa SD swasta diketahui telah memulai pembelajaran tatap muka untuk siswa-siswa mereka.

Baca juga: Rudi - Amsakar Dapat Penghargaan Insan Peduli Zakat, Mampu Kumpulkan Zakat Puluhan Miliar

"Namun kami menunggu kebijakan dinas pendidikan saja. Semua persyaratan sudah kami penuhi dan diajukan ke dinas pendidikan. Tapi jika belum dapat izin, kami belum berani untuk masuk seperti biasa," tegas dia.

Terpisah, salah satu wali murid bernama Eri mengatakan, dirinya berharap agar pemerintah memberi kejelasan terhadap penyelenggaraan belajar tatap muka untuk pelajar SD negeri.

Bukan tanpa alasan, kata Eri, pembelajaran daring dianggapnya tak terlalu efektif dikarenakan beberapa hal.

"Kadang kalau anak tak mengerti, agak susah bertanya dan dijelaskan rinci seperti di kelas. Beda sekali memang kualitas belajar sendiri sama belajar di kelas," ujar dia.

Sementara itu, sebanyak 53 Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Batam telah mendapatkan rekomendasi untuk memulai pembelajaran tatap muka.

Di mana, rekomendasi ini diberikan langsung oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam untuk 27 SMP swasta dan 26 SMP negeri. (TRIBUNBATAM.id/ICHWAN NUR FADILLAH)

 

 

*Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

 

--

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved