Breaking News:

Prajurit TNI Serda AR Babak Belur Dikeroyok 5 Orang Bertopeng, Pelaku Sengaja Berdiri di Jalanan

Lima orang tak dikenal menggunakan topeng mengeroyok anggota TNI Serda AR (25) yang membuat korban dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka-luka

rekaman CCTV
Prajurit TNI Serda AR Babak Belur Dikeroyok 5 Orang Bertopeng, Pelaku Sengaja Berdiri di Jalanan. Foto ilustrasi rekaman CCTV sekelompok pemuda di Palembang mengeroyok pengurus masjid 

TRIBUNBATAM.id - Prajurit TNI Serda AR Babak Belur Dikeroyok 5 Orang Bertopeng, Pelaku Sengaja Berdiri di Jalanan.

Serda AR (25) terpaksa dilarikan ke rumah sakit.

Anggota TNI itu dikeroyok 5 orang tak dikenal yang menggunakan topeng.

Ulah para pelaku membuat Serda AR mengalami luka di sejumlah bagian tubuhnya.

Korban saat ini harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Andi Sultan Dg Raja Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Baca juga: Salah Satu Tersangka Pengeroyokan TNI Bukan Orang Sembarangan, Ternyata Punya Kasus Berat Sebelumnya

Baca juga: 4 Mobil Patroli Dirusak, Kapolres Angkat Bicara Pengeroyokan Anggota Polisi yang Sedang Bertugas

Baca juga: Polsek Sagulung Gerak Cepat Usut Kasus Pengeroyokan di Tunas Regency, Moody: Kami Apresiasi Polisi

Ilustrasi pengeroyokan
Ilustrasi pengeroyokan (Net)

Dilansir dari Kompas.com, akibat penganiyaan itu korban mengalami luka robek pada lengan kanan,

luka gores pada dahi dan luka lecet pada bibir atas.

KBO Satreskrim Polres Bulukumba Ipda Muh Dasri

penganiayaan terjadi di Jalan Muhammad Hatta,

Kelurahan Tanah kongkong,

Kecamatan Ujung Bulu,

Kabupaten Bulukumba pada Kamis (4/3/2021).

Baca juga: MENCEKAM: Polisi & Buron Penganiayaan Saling Tembak, Nyawa 1 Petugas Selamat karena Rompi Antipeluru

Baca juga: Kuasa Hukum Abdul Aziz Dorong Polisi Usut Kasus Dugaan Penganiayaan Kliennya di Lapas

Baca juga: Kejari Bintan Terima SPDP Kasus Dugaan Penganiayaan Abdul Aziz di Lapas Tanjungpinang

Anton Sujarwo Simorangkir (36) pascamengalami penganiayaan
Anton Sujarwo Simorangkir (36) pascamengalami penganiayaan (TRIBUN MEDAN/Dok Humas Polres Taput)

"Akibat penganiyaan itu korban mengalami luka robek pada lengan kanan,

luka gores pada dahi dan luka lecet pada bibir atas," kata Dasri dilansir dari Kompas.com, Jumat (5/3/2021).

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved