Breaking News:

Racun Salah Sasaran, Wanita Ini Niat membunuh Suaminya Pakai Racun, Malah Mertua yang Tewas

Niat meracuni suami dengan menggunakan Racun Biawak yang di campur makanan ikan pindang, seorang wanita ditangkap polisi dengan tuduhan pembunuhan ber

Tribun Sumsel
PEMBUNUHAN - Menantu Habisi Mertua Pakai Racun Biawak, Niat Ingin Bunuh Suami karena Sakit Hati. FOTO: Dewi Asmara (45), tersangka yang meracuni mertuanya dan barang bukti telah berhasil dibawa ke Mapolsek Tulung Selapan, Ogan Komering Ilir. 

TRIBUNBATAM.id |KAYUAGUNG - Ibu rumah tangga yang nekat meracun mertuanya ternyata salah sasaran.

Diketahui, awalnya dia ingin membunuh suaminya, namun makanan yang dicampur dengan racun biawak tersebut malah dimakan oleh mertuanya.

Pernyataan tersebut dikatakan pelaku melalui Video pengakuannya.

Mengutip dari Kompas.com, beredar video pengakuan pelaku yang mengatakan bahwa sebenarnya yang akan ia racuni bukan mertuanya, tetapi suaminya, AF alias Otong.

"Iya (mau racun) si Otong karena Otong ini Pak selalu jahat dengan saya, katanya istrinya banyak," kata DA dalam rekaman video tersebut.

Baca juga: YLBH Ikadin Batam Beri Layanan Hukum Gratis bagi Warga tak Mampu 

Baca juga: bright PLN Batam Bantah Kirim Preman Jaga Lokasi Pembangunan SUTT 

Baca juga: Bebas Penjara, Kini Lucinta Luna Kembali Aktif di Media Sosial, Lihat Penampilan Terbarunya

RACUN - Inilah 5 racun paling mematikan di dunia, lebih ganas dari sianida, lumpuh seketika. FOTO: ILUSTRASI
RACUN - Inilah 5 racun paling mematikan di dunia, lebih ganas dari sianida, lumpuh seketika. FOTO: ILUSTRASI (FREEPIK)

Kapolsek Tulung Selapan AKP Eko Suseno dihubungi melalui sambungan telepon mengatakan, memang ada pengakuan dari DA bahwa ia sebenarnya ingin meracuni suaminya.

Hanya saja, kata Eko, polisi tetap mengacu pada fakta di lapangan bahwa yang jadi korban adalah NN, mertua DA.

"Kalau dari interogasi kemarin dia (mengatakan) memang mau meracuni suaminya, tapi terkena ibu (mertuanya) tapi itu belum dibuat keterangan, baru (hasil) interogasi," jelas Eko.

Baca juga: Wakil Bupati Bintan Robby Kurniawan Hadiri Pengukuhan Pengurus LAM Bintan, Ini Harapannya

Baca juga: Penyebab Cheetah Mampu Berlari Sangat Cepat, Pengaruh Cakar hingga Ekor

Baca juga: Bupati Bintan Apri Sujadi Kembali Bertugas, Sekda: Agenda Bapak Kerja Administratif

Eko menuturkan, kondisi pelaku sampai hari ini normal dan sehat, sedangkan pasal yang dikenakan adalah Pasal 340 KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

ilustrasi mayat
ilustrasi mayat (kompas.com/Shutterstock)

Mertua Tewas

Halaman
123
Editor: Eko Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved