BINTAN TERKINI

Pria Bertato Harimau Ditemukan Jadi Mayat di Tepi Pantai Desa Sebong Pereh Bintan

Mayat pria yang ditemukan di tepi pantai Desa Sebong Sereh Bintan memiliki tato pada bagian lengan kanan bergambar Harimau

Penulis: Alfandi Simamora | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/istimewa
Suasana saat pihak kepolisian membawa mayat laki-laki yang ditemukan terdampar di tepi pantai Kampung Rambutan RT 001/RW 001 Desa Sebong Pereh, Kecamatan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan, Selasa (9/3/2021) 

BINTAN, TRIBUNBINTAN.com - Warga Kampung Rambutan RT 001/RW 001 Desa Sebong Pereh, Kecamatan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan, digegerkan penemuan mayat seorang laki-laki di tepi pantai.

Warga lantas melaporkan hal itu kepada RT Desa Sebong Pereh dan ke pihak kepolisian, Selasa (9/3/2021) sekira pukul pukul 06:11 Wib.

Kapolsek Bintan Utara Kompol Arbaridi Jumhur menyebutkan, saat berada di lokasi anggota menemukan kantong bening bertuliskan negara Taipe/China berada di dekat korban.

"Untuk identitas korban belum diketahui dan masih Mr X. Diperkirakan usia korban kurang lebih 30 tahun," tuturnya.

Jumhur menceritakan kronologi penemuan mayat itu. Awalnya seorang warga yang tinggal tak jauh dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) melihat seseorang sedang berbaring dalam keadaan telungkup di pinggir pantai.

Baca juga: FAKTA Baru Penemuan Mayat di Batam, Budi Sugiarto Murni Bunuh Diri Diduga Depresi

Baca juga: PENEMUAN MAYAT di Tanjungpinang, Aping Ditemukan Tewas Tergantung, Berawal dari Rasa Curiga

Karena curiga, warga itu lantas mendekat dan diketahui laki-laki yang dilihatnya itu sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Kemudian warga memberitahukan kejadian itu kepada Ketua RT yang rumahnya tak jauh dari TKP.

"Setelah itu mereka langsung berkoordinasi dengan pihak Kepolisian dan perangkat Desa Sebong Pereh," tuturnya.

Mendengar informasi itu, pihaknya segera mendatangi TKP untuk melakukan identifikasi dan olah TKP serta berkoordinasi dengan pihak Rumah Sakit Engku Haji Daud Tanjung Uban guna dilakukan visum (pemeriksaan terhadap korban).

Dari hasil keterangan para saksi dan ketua RT, diketahui korban bukan merupakan warga setempat dan selama ini juga tidak ada warga yang merasa kehilangan keluarganya.

"Jenazah kita bawa ke RSUD Tanjung Uban dan dilakukan visum. Di sana saat dicek pada tubuh korban tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan dan diperkirakan korban meninggal dunia di lautan sudah 4 sampai 5 hari," terangnya.

Jumhur menambahkan, untuk ciri-ciri korban tinggi mayat lebih kurang 170 cm. Warna kulit putih menggunakan celana kain selutut warna hitam.

Selanjutnya, celana dalam pria berwarna biru dongker bertuliskan merk POLO ukuran L, baju kaos lengan panjang warna hitam merk GRAND SLAM.

Pada bagian kulit kepala sudah terbuka dan terlihat rangka kepala. Pada bagian mata, gigi, hidung dan kuku sudah tidak ada. Terdapat tato pada bagian lengan kanan bergambar Harimau.

"Pada bagian tubuh yang lainnya sudah pada tahapan proses pembusukan lanjut dan tidak terdapat tanda-tanda kekerasan. Untuk umur diperkirakan sekitar 30 tahun dan Ras Mongoloid," ungkapnya.

Jumhur mengimbau kepada masyarakat, jika ada kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut, agar melaporkannya ke Polsek Bintan Utara Polres Bintan..

(tribunbatam.id/Alfandi Simamora)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved