Breaking News:

TRIBUN WIKI

5 Penyebab Hipospadia yang Tak Boleh Disepelekan, Berisiko Susah Punya Anak

Inilah 5 penyebab hipospadia yang tak boleh disepelekan, jika dibiarkan bisa fatal.

IST
HIPOSPADIA - Inilah 5 penyebab hipospadia yang tak boleh disepelekan, jika dibiarkan bisa fatal. FOTO: ILUSTRASI BAYI 

TRIBUNBATAM.id - Inilah 5 penyebab hipospadia yang tak boleh disepelekan, jika dibiarkan bisa fatal.

Kelainan reproduksi hipospadia yang dialami Aprilia Manganang kini jadi ramai diperbincangkan.

Kondisi ini membuat Aprilia Manganang akhirnya berganti jenis kelamin menjadi laki-laki.

Yang menjadi pertanyaan, bila kondisi ini dialaminya sejak lahir, bagaimana dia bisa hidup selama 29 tahun sebagai seorang wanita?

Kini, setelah menjalani pemeriksaan dan operasi, Aprilia Manganang pun menikmati status barunya sebagai seorang laki-laki.

Lantas, apa sebenarnya penyebab hipospadia ini?

Sekilas hipospadia

HIPOSPADIA - Berkaca dari kasus Aprilia Manganang yang berganti jenis kelamin, begini cara cegah hipospadia pada bayi saat hamil. FOTO: ILUSTRASI BAYI
HIPOSPADIA - Berkaca dari kasus Aprilia Manganang yang berganti jenis kelamin, begini cara cegah hipospadia pada bayi saat hamil. FOTO: ILUSTRASI BAYI (IST)

Melansir Urology Health, hipospadia adalah kondisi di mana meatus urine (lubang kencing) tidak berada di ujung penis.

Sebaliknya, lubang bisa berada di sembarang tempat di sepanjang bagian bawah penis.

Meatus paling sering ditemukan di dekat ujung penis (posisi distal).

Tetapi, lubang juga dapat ditemukan dari tengah batang penis ke pangkal penis, atau bahkan di dalam skrotum (posisi proksimal).

Halaman
123
Editor: Widi Wahyuning Tyas
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved