Breaking News:

Akal Licik Pasutri asal Bandung, Lacurkan Anak Demi Bayar Utang, Pasang Tarif Rp 350 Ribu

Tersangka NK di hadapan awak media mengatakan tak pernah memaksa anaknya untuk datang ke Kediri dan melakukan layanan prostitusi.

Editor: Danang Setiawan
TRIBUNPADANG.COM/RIZKA DESRI YUSFITA
Akal Licik Pasutri asal Bandung, Lacurkan Anak Demi Bayar Utang, Pasang Tarif Rp 350 Ribu. FOTO ILUSTRASI 

Setelah disisir di Kantor Samsat, ternyata pemilik sepeda motor jenis tersebut di Kediri Kota hanya ada 89 unit.

"Hasil ditemukan drivernya," tambahnya kepada SURYA.co.id.

Informasi ini mendekati dengan hasil rekaman CCTV sesuai dengan kedatangan dan keluar hotel.

"Kita hitung sejak kedatangan dan keluar kamar hotel sekitar satu jam," ungkapnya.

Dari rekaman kamera CCTV pelaku sempat kembali lagi ke kamar hotel untuk mengambil pisau belati yang ketinggalan di kamar hotel.

Setelah mengetahui drivernya, petugas selanjutnya melakukan interogasi dan mendapatkan data penumpang yang diduga sebagai pelaku.

Kemudian dari hasil penyelidikan selanjutnya mendapatkan informasi penumpang ojek online Refi Purnomo berdomisili di rumah kos Desa Kwadungan, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri.

Begitu mendapatkan informasi tersebut petugas selanjutnya melakukan penangkapan terduga pelaku di tempat kosnya, Kamis (4/3/2021) petang.

Kasus pembunuhan sendiri sejak awal petugas telah mencurigai ada kaitannya dengan jaringan prostitusi online antar kota.

Kecurigaan itu karena pelaku sudah mengetahui kamar 421 tempat menginap korban.

Dari keterangan sebelumnya, DR (22) yang semula mengaku sebagai kekasih korban yang membooking kamar hotel saat kejadian sedang keluar kamar membeli perlengkapan mandi di toko.

Tersangka Refi Purnomo (kiri), pelaku pembunuhan M (kanan), cewek Bandung yang terlibat prostitusi online di Hotel Lotus Kota Kediri.
Tersangka Refi Purnomo (kiri), pelaku pembunuhan M (kanan), cewek Bandung yang terlibat prostitusi online di Hotel Lotus Kota Kediri. (surya.co.id/farid mukarrom dan foto istimewa)

Ternyata DR sengaja keluar kamarnya untuk memberi kesempatan kepada pelaku masuk bertemu dengan korban.

Karena sebelumnya antara pelaku dan korban telah berkomunikasi melalui aplikasi michat.

Tersangka Refi Purnomo telah menawar korban untuk open booking bersama korban disepakati Rp 700.000.

Penawaran pelaku kemudian disetujui sehingga pelaku datang ke kamar hotel 421.

Namun setelah memanfaatkan jasa pelayanan seksual korban, ternyata pelaku masih menawar lagi karena hanya memiliki uang sedikit.

Akibatnya terjadi cek cok dan keributan dengan korban di dalam kamar hotel.

Pelaku yang panik sempat mengancam dengan pisau belati kepada korban sehingga korban berteriak minta tolong.

Teriakan korban semakin membuat pelaku semakin kalap sehingga mencekik dan menusuk leher dan punggung korban.

Namun tampaknya korban tidak langsung meninggal seketika, sehingga pelaku kembali membekap korban hingga meninggal.

Sementara dari hasil otopsi jenazah kematian korban disimpulkan karena kehabisan darah akibat luka-lukanya.

Salah satu tusukan pisau belati mengenai organ dalam.

Seperti diketahui, nyawa M dihabisi pria Tuban bernama Refi Purnomo (23), warga Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

M menjadi PSK online lintas daerah yang dikendalikan oleh pacarnya Deri Kurniawan dan Nia Kurniasih.

Nyawa M melayang di Hotel Lotus Kota Kediri seusai berhubungan badan dengan Refi yang tidak mau membayar tarif Rp 700.000 sesuai kesepakatan.

(*)

Baca Berita Lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Tribunnews.com

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved