Breaking News:

PENANGANAN COVID

Razia Protokol Kesehatan di Batam Sasar Pelaku Usaha, Cegah Penyebaran Covid-19

Data Satpol PP, Kecamatan Batam Kota diketahui paling banyak pelanggar protokol kesehatan dalam mencegah covid-19.

tribunbatam.id/istimewa
Razia Protokol Kesehatan di Batam Sasar Pelaku Usaha, Cegah Penyebaran Covid-19. Foto Satpol PP Batam bersama TNI, Polri, Ditpam BP Batam dan perwakilan OPD di lingkungan Pemerintah Kota Batam, melaksanakan patroli gabungan, Kamis (11/2/2021). 

Pertama Rp 500 ribu atau 3 hari penutupan, kedua Rp 1 juta atau 7 hari tutup.

Kalau membandel bisa pencabutan izin," katanya.

Ia menambahkan sejauh ini belum ada yang sampai ke tahapan pencabutan izin. Pelaku usaha yang abai masih dalam tahap penutupan usaha saja.

Sementara itu, di kawasan Mega Legenda juga masih banyak didapati tempat-tempat usaha yang tidak mematuhi protokol kesehatan.

Protokol yang dilanggar umumnya adalah jumlah pengunjung yang tidak dibatasi, serta tidak ada jaga jarak.

"Langsung kami beri surat peringatan, beberapa di antaranya bahkan ada yang sudah dua kali dan tiga kali melanggar," jelas Salim.

Lainnya, di Kecamatan Sekupang terdapat dua tempat usaha, dan Kecamatan Lubuk Baja ada satu tempat usaha yang melanggar protokol kesehatan.

RAZIA PROTOKOL KESEHATAN - Kepala Satpol PP kota Batam, Salim. Pihaknya masih menemukan warga yang mengabaikan protokol kesehatan saat razia protokol kesehatan.
RAZIA PROTOKOL KESEHATAN - Kepala Satpol PP kota Batam, Salim. Pihaknya masih menemukan warga yang mengabaikan protokol kesehatan saat razia protokol kesehatan. (TribunBatam.id/Bereslumbantobing)

"Kalau peringatan ini tidak diindahkan lagi, maka sesuai dengan Perwako 49/2020, maka kami berikan sanksi sosial atau denda material, dan bahkan mencabut izin usahanya," tegas Salim yang pernah menjabat sebagai Kadis Kominfo Pemko Batam ini.

Disbudpar Batam Panggil Wedding Organizer

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata atau Kadisbudpar Batam Ardiwinata sebelumnya memanggil 20 pelaku Wedding Organizer se-Kota Batam.

Pemanggilan ini terkait ditemukannya penerapan protokol kesehatan yang mulai kendor pada saat berlangsungnya suatu acara.

Dalam pertemuan yang berlangsung di ruang rapat Disbudpar Batam tersebut, Ardiwinata mengevaluasi penyelenggaraan kegiatan yang dilaksanakan pelaku Wedding Organizer.

“Saya temukan sendiri Wedding Organizer ada yang mulai lalai dengan protokol kesehatan,” tegasnya, Rabu (10/3/2021).

Ardi menekankan untuk senantiasa menerapkan protokol kesehatan dalam penyelenggaraan kegiatan yang diadakan, seperti pernikahan, khitanan, dan sebagainya.

Disbudpar Batam Panggil 20 Wedding Organizer, Tegur Penerapan Prokes saat Acara. Foto Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Kota Batam memanggil 20 pelaku Wedding Organizer se-Kota Batam, Rabu (10/3/2021).
Disbudpar Batam Panggil 20 Wedding Organizer, Tegur Penerapan Prokes saat Acara. Foto Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Kota Batam memanggil 20 pelaku Wedding Organizer se-Kota Batam, Rabu (10/3/2021). (TribunBatam.id/Istimewa)
Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved