Breaking News:

BERITA CHINA

China Gandeng Musuh Abadi Amerika, Bersama Rusia Siap Singkirkan AS di Manapun Mereka Berkuasa

Xi Jinping bahkan terang-terangan mempersiapkan segalanya untuk melawan Amerika Serikat salah satunya dengan makin akrab dengan Rusia pesaing AS

Editor: Irfan Azmi Silalahi
AFP
Presiden China Xi Jinping dan Presiden Rusia Vladimir Putin 

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken dan Menteri Pertahanan Lloyd Austin

juga akan pergi ke Jepang dan Korea Selatan pekan depan,

perjalanan internasional anggota kabinet Biden pertama.

Baca juga: 4 Jet Tempur Taiwan Balas Provokasi China, Disokong AS Sulit Ditaklukkan Militer Xi Jinping

Baca juga: Presiden China Xi Jinping Melunak, Konfrontasi dengan Amerika Serikat Jadi Bencana Besar

China dan Rusia telah menjadi sangat dekat beberapa tahun terakhir.

Spekulasi yang muncul adalah akan ada persekutuan resmi,

yang tumbuh setelah Vladimir Putin mengatakan tahun lalu tidak akan mencoretnya.

Namun pekan lalu kementerian pertahanan China mengatakan

Beijing tidak punya rencana untuk melakukannya.

Sementara Andrey Denisov, duta besar Rusia di Beijing,

mengatakan persekutuan tidaklah penting karena hubungan keduanya "sudah cukup kuat".

Presiden China, Xi Jinping dan Presiden Rusia, Vladimir Putin.
Presiden China, Xi Jinping dan Presiden Rusia, Vladimir Putin. (AFP)

Zhang mengatakan kepada Intefax,

jika dua negara akan melanjutkan "kerja sama tingkat tinggi" dalam teknologi militer,

mengatakan hal itu akan mencerminkan "semangat rasa percaya yang sama dan kerja sama antara dua negara".

Ia juga mengatakan Moskow dan Beijing telah membuat kemajuan yang bagus dalam perdagangan,

perkembangan vaksin dan bahkan eksplorasi luar angkasa.

Rabu kemarin, nota kesepahaman ditandatangani antara dua agensi luar angkasa dua negara

untuk membangun pangkalan penelitian bulan yang yang disebutkan oleh Administrasi Luar Angkasa China dibuka "untuk semua negara".

Zhang mengatakan dua negara akan bekerja bersama untuk "secara positif" memperluas impor produk pertanian dari Rusia.

Tahun lalu, Rusia menjadi eksportir bersih makanan untuk pertama kalinya sejak berakhirnya Uni Soviet.

China dan Rusia telah lama menunjukkan front persatuan internasional tentang isu-isu seperti Iran, Korea Utara dan Myanmar.

Baca juga: Pembenci China Dimana-mana! Presiden Xi Jinping Minta Kesiapan Tempur Tentara Kapan Saja

Dalam upaya terkoordinasi terbaru mereka di PBB,

mereka memblokir pernyataan bersama yang mengutuk kudeta di Myanmar.

Biden telah berjanji untuk melawan China dan Rusia,

dan telah mengumumkan sanksi baru atas peracunan dan kemudian pemenjaraan pemimpin oposisi Rusia Alexei Navalny.

.

.

.

Baca berita menarik TRIBUBATAM.id lainnya di Google

SUMBER: INTISARI

(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved