Breaking News:

Hina Gibran Lewat Unggahan Komentar, Pemuda Ini Ditangkap Polisi di Solo

Tim virtual police Polresta Solo menangkap seorang pemuda berinisial AM lantaran menghina Wali Kota Solo Gibran Rakabuming.

Editor: Anne Maria

TRIBUNBATAM.id, SOLO- Kedapatan hina Gibran Rakabuming lewat kolom komentar, seorang pemuda ditangkap polisi di Solo.

Gibran Rakabuming kini resmi sudah menjabat sebagai Wali Kota Solo.

Setiap tindak tanduknya pun mendapatkan perhatian lebih dari publik.

Ada yang memuji namun tak sedikit pula yang mencacinya.

Seperti yang baru-baru ini terjadi seorang warganet kedapatan mencacinya di Media Sosial Instagram.

Tim virtual police Polresta Solo pun menangkap seorang pemuda berinisial AM tersebut.

Baca juga: Beda Gaya Pacaran Gibran Rakabuming dan Kaesang Pangarep, Putra Jokowi Ini Disebut Buncin

Baca juga: Tancap Gas Usai Jadi Orang Nomor 1 Solo, Ini Gaya Mencolok Gibran Rakabuming Mider Projo Perdana

Hal itu karena AM mengunggah komentar bermuatan ujaran kebencian terhadap Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka di media sosial Instagram.

Peristiwa ini bermula ketika warga Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal, ini mengomentari unggahan di akun @garudarevolution terkait keinginan Gibran menyelenggarakan semifinal dan final Piala Menpora di Stadion Manahan Solo.

"Tahu apa dia tentang sepak bola, taunya cuma dikasih jabatan saja,"  tulis AM di akun tersebut.

Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak mengatakan, AM ditangkap karena tidak ada niatan baik untuk menghapus unggahan komentar setelah diperingatkan melalui direct message (DM).

"Yang bersangkutan sudah meminta maaf tidak akan mengulangi perbuatannya," kata Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak kepada wartawan, Senin (15/3/2021).

"Seperti kita ketahui Kepala Daerah (Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surakarta) dipilih secara langsung oleh warga masyarakat Surakarta yang mempunyai hak pilih melalui mekanisme, tahapan dan proses Pilkada," sambung dia.

Baca juga: Gambar Logo di Laptop Anak Jokowi Menjadi Perhatian, Ini Arti Logo Maternal di Laptop Gibran

Baca juga: Anak Jokowi Kini Sering Balas Komen IG Sejak Jadi Walikota Solo, Ada yang Panik Dapat Komen Gibran

Ade menerangkan, tim virtual police dibentuk untuk mengedukasi sekaligus pengawasan terhadap pengguna media sosial agar terhindar dari pelanggaran UU Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Tim itu bekerja sama dengan para ahli antara lain ahli bahasa, ahli hukum dan ahli ITE untuk mengonfirmasi semua unggahan pengguna media sosial.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved