Breaking News:

KEPRI TERKINI

Kepri Sambut Baik Pembangunan Penyalur BBM Satu Harga, Ini Kata Wagub dan Sekda Kepri

Sekda Kepri TS Arif Fadillah bilang, Pemprov Kepri mengusulkan penambahan lokasi pembangunan penyalur BBM Satu Harga

tribunbatam.id/istimewa
Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina saat menghadiri Vicon Rapat Koordinasi dan Klarifikasi Teknis Usulan Penambahan Lokasi Tertentu Pembangunan Penyalur BBM Satu Harga di Ruang Rapat Utama Lt.4 Kantor Gubernur Kepri, Rabu (17/3/2021). 

KEPRI, TRIBUNBATAM.id - Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina menyampaikan, Kepri sangat menyambut baik program pembangunan penyalur BBM (Bahan Bakar Minyak) Satu Harga.

Terlebih 96 persen wilayah Provinsi Kepri merupakan wilayah lautan dan hanya empat persen wilayah daratan.

"Dengan adanya program pembangunan penyalur BBM Satu Harga, diharapkan seluruh lapisan masyarakat Kepri dapat menikmati BBM dengan harga yang sama.

Kami mengharapkan dukungan berbagai pihak dan dorongan dari BPH Migas agar program ini terealisasi," kata Marlin saat menghadiri vicon Rapat Koordinasi dan Klarifikasi Teknis Usulan Penambahan Lokasi Tertentu Pembangunan Penyalur BBM Satu Harga di Ruang Rapat Utama Lt.4 Kantor Gubernur Kepri, Rabu (17/3/2021).

Untuk tahap pertama, program BBM Satu Harga rentang tahun 2017-2019, ada 3 Kabupaten yang mendapat program ini. Yaitu, Kabupaten Bintan, Kabupaten Kepulauan Anambas, dan Kabupaten Natuna.

Baca juga: 361 Surat BBM Subsidi Nelayan Diterbitkan, Pemko Batam Ingatkan Sanksi Jika Disalahgunakan

Baca juga: MULAI April Shell Hadir di Batam, Harga BBM Setara Premium


Dari tahap pertama tersebut, sebagian besar terserap untuk nelayan.

"Dengan wilayah kami yang sebagian besar lautan, nelayan kami khususnya dari 3 kabupaten penerima program tahap pertama sangat terbantu. Dengan BBM Satu Harga ini, biaya operasional, transportasi, dan biaya logistik akan lebih murah" kata Wagub Kepri itu.

Sekda Prov Kepri, TS Arif Fadilah dalam laporannya menyampaikan, Pemprov Kepri mengusulkan untuk menambah lokasi pembangunan penyalur BBM Satu Harga. Yakni 21 Kecamatan dari 5 Kabupaten yaitu Kabupaten Kepulauan Anambas, Bintan, Lingga, Karimun, dan Natuna.

"Dari 5 kriteria yang ditetapkan BPH Migas untuk usulan penambahan lokasi, kita sudah memenuhi semua, termasuk adanya mitra pengusaha.

Dari 21 usulan kecamatan, hanya 4 kecamatan yang belum ada mitra pengusaha. Kita akan terus mendorong Pemda setempat agar 4 kecamatan ini dapat tetap dimasukkan dalam usulan," ungkap Arif.

Halaman
12
Penulis: Endra Kaputra
Editor: Dewi Haryati
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved