Breaking News:

Wacana Jabatan Presiden Jadi 3 Periode, DPD RI: 99,9 Persen Menolak Amandemen UUD

DPD RI buka suara soal wacana bertambahnya masa jabatan presiden menjadi 3 periode, isu yang saat ini jadi perbincangan, termasuk dibahas Amien Rais.

Editor: Mona Andriani
Sekretariat Negara
Kata DPD RI soal wacana jabatan presiden 3 periode. 

TRIBUNBATAM.id - Beredar wacana presiden 3 periode di tengah masyarakat.

Bahkan soal isu tersebut,  Amien Rais sempat membahasnya di akun youtube pribadi milikny.

Namun diyakini oleh Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI akan menolak perubahan masa jabatan presiden jadi tiga periode.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Abdul Rachman Thaha., anggota DPD RI.

Thaha mengungkapkan, anggota  DPD RI mendukung amandemen Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.

Namun, semata-mata terkait pokok-pokok haluan negara penataan kelembagaan MPR, dan penguatan kelembagaan DPD.

Baca juga: Dipecat AHY, Ternyata Nasib Jhoni Allen Marbun di DPR RI Tergantung Presiden Joko Widodo

"Sementara terkait perubahan masa jabatan presiden menjadi tiga periode, 99,9 persen keyakinan saya bahwa 136 orang anggota DPD menolak amandemen UUD," ungkap Thaha kepada Tribunnews.com, Rabu (17/3/2021).

Sementara itu Thaha menegaskan jika ia menolak isu perpanjangan masa jabatan presiden.

"Saya pribadi akan bersikukuh pada sikap penolakan itu sampai akhir masa jabatan saya di  DPD RI," ungkapnya.

"Jika saya mengetahui ada anggota DPD yang berpolitik transaksional dengan cara yang tidak etis terkait perubahan masa jabatan presiden, saya akan buka nama yang bersangkutan ke masyarakat," imbuh Thaha.

Lebih lanjut Thaha menilai, isu masa jabatan presiden tiga periode, hanya pancingan terhadap watak kenegarawanan Presiden Joko Widodo ( Jokowi).

"Anggaplah bahwa pada isu lain, publik mempersoalkan sikap kenegarawanan Presiden."

"Tapi khusus pada wacana penambahan periode masa jabatan presiden, jika itu benar-benar menjadi kenyataan, maka ini akan menjadi realitas yang terlalu mahal bagi reputasi Presiden dan terlalu suram bagi catatan perjalanan negara-bangsa Indonesia," ungkap Thaha.

Pernyataan Jokowi

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved