Breaking News:

WISATA ANAMBAS

Pulau Tokong Berlayar di Anambas Belum Tersentuh, Padahal Pesona & Eksotis Menjanjikan

Pulau Tokong Berlayar di Anambas ini merupakan wisata bahari yang belum tersentuh dan masih alami. 

Editor:
Tribun Batam / Rahma Tika
Pulau Tokong Berlayar di Kabupaten Anambas 

ANAMBAS, TRIBUNBATAM.id- Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai negara maritim memiliki beribu pulau yang tersebar hampir di seluruh penjuru Nusantara.

Tak ayal pulau-pulau yang berada di wilayah terluar ini mengambil peran dalam menjaga kedaulatan bangsa, namun mirisnya acapkali  lepas dari perhatian karena kondisinya yang jauh dari pantauan serta kurangnya fasilitas pendukung.

Begitu pula halnya dengan Kabupaten Kepulauan Anambas, yang baru dibentuk melalui undang-undang Nomor 33 tahun 2008, sebagai salah satu Kabupaten di Provinsi Kepulauan Riau dengan memiliki 255 pulau yang hanya 26 pulau berpenghuni.

Kemudian memiliki jalur perairan tersibuk di dunia 40 persen perdagangan dunia melalui perairan Kepulauan Anambas. Setiap harinya perairan Kepulauan Anambas dilalui kapal cargo, tanker, cruise, yacht, capture fisheries.

Pintu Masuk Wisman Bakal Dibuka, Wali Kota Batam Tegaskan Ini ke Pengelola Wisata Nongsa

Letaknya yang berbatasan langsung dengan laut Kamboja, Vietnam, Thailand, Malaysia dan Singapura menjadikan ilegal fishing sebagai topik utama yang selalu diperbincangkan, termasuk jaringan fiber optik bawah laut, lebih dari 40 perusahaan telekomunikasi internasional memasang di perairan Kepulauan Anambas, kapasitas 4TB - 55TB.

Mari menilik pulau yang tergolong sebagai pulau-pulau kecil terluar  (PPKT) di perbatasan Kepulauan Anambas. Mengacu pada Perpres No.87 Tahun 2005 tentang pengelolaan PPKT dan Kepres No.6 Tahun 2017 tentang penetapan PPKT, terdapat 5 pulau yaitu pulau Tolong Berlayar, Pulau Tokong Nanas, Pulau Mangkai, Pulau Damar, dan Pulau Tokong Malang Biru.

Dalam bahasa tempatan, Tokong diartikan bebatuan besar tinggi menjulang .

Kisah Zaharuddin, Sukses Membangun Objek Wisata Air Terjun Gunung Hiu di Natuna

Pulau tokong berlayar berada di koordinat 03° 27' 04" LU - 106° 16' 08" BT, termasuk pada wilayah administrasi Desa Mubur, Kecamatan Palmatak dengan luas 0,01 kilometer persegi.

Ada penanda hukum wilayah titik dasar No.TD 025 dan titik referensi No.TR 025 yang berbatasan langsung dengan Malaysia.

Pulau tokong berlayar ini merupakan wisata bahari yang belum tersentuh dan masih alami. 

Terdapat mercusuar di tengah-tengah pulau tokong berlayar ini, namun kurang berfungsi dengan aksesibilitas yang sulit dicapai.

Di sini wisata bahari yang dapat dilakukan adalah panoramik , diving, snorkeling, dan berenang.

Meskipun hanya berupa bebatuan, namun pulau ini sangat penting keberadaannya karena terdapat titik dasar dan titik referensi sebagai penentu batas hukum wilayah maritim informasi.

Lebih Siap Dibanding Bali, Sandiaga Uno Sebut Pembukaan Wisata Batam Bintan April 2021

Spot foto di Pulau Tokong Berlayar ini hanya dikelilingi dengan bebatuan saja. Tidak ada pasir seperti pantai atau pulau yang sering kita jumpai.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved