Breaking News:

Saling Usir, Malaysia-Korea Utara Resmi Putus Hubungan Diplomatik, Begini Kronologinya

Hubungan kedua negara memanas setelah adanya putusan pengadilan Malaysia yang mengabulkan ekstradisi warga negara Korut ke Amerika Serikat. 

Malay Mail
Konselor Korea Utara, Kim Yu-song memberikan pernyataan kepada awak media sebelum meninggalkan kantor kedutaan Korea Utara di Kuala Lumpur Minggu, (21/3/2021). - Foto oleh Miera Zulyana 

Mun menghadapi empat dakwaan pencucian uang dan dua konspirasi pencucian uang.

Dalam kasus yang berbeda, diketahui ada pengiriman barang-barang mewah termasuk minuman keras dan jam tangan dari Singapura ke Korea Utara

Padahal ekspor beberapa barang mewah ke negara pimpinan Kim Jong Un dilarang.

Baca juga: Berpotensi Berbahaya, Asteroid Sebesar Tiga Kali Lapangan Bola Kini Capai Jarak Terdekat dengan Bumi

Hal tersebut sebagai sanksi yang dijatuhkan PBB, termasuk AS yang turut memberi sanksi atas program senjata Korea Utara. Mengenai kejahatan itu, AS meminta Mun diekstradiksi ke AS. 

Putusan itu menyebabkan Korut memutus hubungan diplomatik dengan Malaysia.

Sementara itu, pemerintah Malaysia menyayangkan keputusan Korut. Keputusan tersebut, kata pihak Malaysia, membuat Korut tidak bersahabat dan sulit diajak kerja sama.

Kementerian Luar Negeri Malaysia, dalam sebuah pernyataan resmi menyebut pihaknya selalu menganggap Korut sebagai sahabat sejak menjalin hubungan diplomatik pada 1973. Namun, kini Malaysia mengecam langkah Pyongyang sebagai tindakan "tidak ramah dan tidak konstruktif". 

"Malaysia juga selalu berusaha memperkuat hubungan diplomatik, walaupun setelah kejadian pembunuhan terhadap Kim Jong-nam pada 2017. 

Keputusan Korea Utara mengakhiri hubungan diplomatik mengganggu perdamaian, stabilitas, dan kesejahteraan kawasan," terang pernyataan itu. (*) 

Simak berita terbaru lainnya di Google News

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved