Breaking News:

Bulan Depan Masjid Jadi Lokasi Vaksinasi Covid-19, Dewan Masjid Indonesia Berikan Syarat

Masjid yang dapat digunakan sebagai tempat vaksinasi Covid-19 adalah masjid yang memiliki sarana penunjang seperti halaman dan bangunan yang luas.

Screeshot/kompastv
Ketua Dewan Masjid Indonesia, Jusuf Kalla 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Masjid akan menjadi tempat vaksinasi Covid-19 bagi warga mulai bulan depan. Hal ini diungkapkan Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla (JK), yang mengatakan keputusan tersebut diambil berdasarkan kesepakatan antara DMI dengan Kementerian Kesehatan. 

“Dua malam lalu saya baru melaksanakan persetujuan dengan menteri kesehatan bahwa mulai bulan depan vaksin akan diadakan di masjid," ucap JK melalui keterangan tertulis, Selasa (23/2).

Masjid yang dapat digunakan sebagai tempat vaksinasi Covid-19, menurut JK, adalah masjid yang memiliki sarana penunjang seperti halaman dan bangunan yang luas, serta fasilitas pendukung lainnya.

"Di masjid yang besar dan mempunyai fasilitas dan perlengkapan yang baik, seperti aula, selasar, halaman yang luas dan ruangan yang bisa dipakai untuk vaksin," jelas JK.

Menurut JK, jika vaksinasi hanya dilakukan di pusat-pusat kota maka target untuk memberi vaksin kepada 1 juta orang perhari tidak akan bisa tercapai. Sementara di sisi lain target tersebut harus bisa dicapai demi menciptakan imunitas di tengah masyarakat terhadap virus covid-19. Sehingga masjid dapat difungsikan untuk menunjang pelaksanaan vaksinasi.

"Karena itu dibutuhkan ribuan tempat untuk menjadi tempat vaksinasi dan tempat yang paling strategis adalah masjid, karena masjid itu mempunyai fasilitas pendukung pelaksanaan vaksin," pungkas JK.

Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PPP Iip Miftahul Choiry mengaku pihaknya sangat mendukung program vaksinasi yang dicanangkan oleh pemerintah yang diantaranya menyasar para pengurus atau takmir masjid.

Iip juga sepakat agar masjid dapat dimanfaatkan sebagai tempat vaksinasi. Menurutnya hal ini akan mendorong kepercayaan masyarakat bahwa vaksin yang digunakan halal.

"Kami juga mendorong kegiatan vaksinasi yang dilakukan di masjid bisa digelar di masjid-masjid besar di seluruh Indonesia," ujar Iip.

"Namun dengan catatan bukan lokasi ibadah di dalam masjid yang dipergunakan, melainkan halaman masjid guna menjaga kebersihan dan kesucian masjid yang digunakan untuk beribadah, khususnya salat lima waktu," tambahnya.

Pada dasarnya, vaksinasi harus dilakukan di tempat terbuka dan luas demi menghindari kerumunan yang dikhawatirkan menyebabkan terjadinya penularan Covid-19 jika ada peserta vaksin yang sebelumnya terinfeksi. Oleh karena itu, Iip menilai apabila vaksinasi akan dilakukan di masjid maka perlu mencari masjid yang mempunyai halaman luas menggunakan tenda. Selain itu harus tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat, seperti jarak antar kursi yang berjauhan, disiapkan hand sanitizer atau alat pencucian tangan dan lainnya.

"Kami berharap jumlah penerima vaksin bisa terus bertambah dengan cepat, sehingga masyarakat, khususnya umat Islam bisa melaksanakan ibadah salat tarawih dengan tenang di Bulan Ramadhan yang sebentar lagi akan tiba, serta perayaan Idul Fitri bisa lebih semarak dari pada tahun sebelumnya," tandasnya. (*)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved