Breaking News:

Gubernur Ansar Ahmad Tepis Isu Daerah, Mencuat Nama-nama Isi Kursi Eselon Perombakan Kabinet Kepri

Gubernur Kepri Ansar Ahmad menepis isu daerah saat melakukan pergantian pejabat eselon nanti meski tak membantah akan melakukan penyegaran di OPD

TribunBatam.id/Roma Uly Sianturi
Gubernur Ansar Ahmad Tepis Isu Daerah, Mencuat Nama-nama Isi Kursi Eselon Perombakan Kabinet Kepri 

Sumber Tribun yang dekat dengan Ansar menyebutkan bahwa istilah itu hanya muncul di medsos.

Ia menyebutkan, Ansar Ahmad membutuhkan orang yang bisa bekerja sesuai dengan target-targetnya mengingat masa jabatannya yang hanya tiga tahun saja karena nanti ada Pemilu, Pilpres dan Pilkada Serentak tahun 2024.

Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad saat membuka Musyawarah Perencanaan dan Pembangunan (Musrenbang) Karimun di Aula Kantor Bupati, Rabu (17/3/2021).
Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad saat membuka Musyawarah Perencanaan dan Pembangunan (Musrenbang) Karimun di Aula Kantor Bupati, Rabu (17/3/2021). (tribunbatam.id/istimewa)

"Intinya, Pak Ansar dan tentu saja seluruh gubernur mau yang jadi Sekda itu adalah orang yang tahu irama kerjanya," katanya.

Sumber itu tak menampik bahwa saat ini yang paling kuat adalah Lamidi dan Jefridin.

Hanya saja, Lamidi kabarnya akan pensiun dua tahun lagi.

Namun sumber tersebut mengatakan, justru dua tahun ini yang sangat krusial bagi Ansar.

Apalagi, kondisi pemerintahan di Kepri saat ini butuh perubahan yang "luar biasa".

"Program kerja gubernur untuk memulihkan ekonomi dan melaksanakan pembangunan yang penuh itu hanya 2021-2023 karena 2024 nanti sudah Pemilu.

Praktis, seluruh perhatian pada Pemilu," katanya.

Baca juga: Soal Labuh Jangkar di Kepri, Ansar Ahmad Ingin Ditata Makin Baik, Yakin Ekonomi Maju

Terkait pejabat eselon II, sumber tersebut tidak menampik akan banyak yang dibongkar karena banyak instansi yang bekerja tidak maksimal.

Sumber tersebut mengaku bahwa orang-orang yang akan diganti sudah ada di tangan Ansar.

Hanya saja, siapa penggantinya, hal ini masih digodok.

"Saya tidak mau bicara intansi mana yang tidak maksimal, ya, karena nanti bisa jadi viral dan polemik.

Tapi yang pasti, sudah ada di tangan Pak Ansar," katanya.

* Berita tentang Perombankan Kabinet

* Berita tentang Pemprov Kepri

* Berita tengang Ansar Ahmad

.

.

.

Baca berita menarik TRIBUNBATAM.id lainnya di Google

(TRIBUNBATAM.id/dra/tom/yan)

Editor: Irfan Azmi Silalahi
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved