Breaking News:

Khazanah Islam

Tata Cara Sholat Dhuha yang Benar, Amalkan Ayat Seribu Dinar, Doa Pembuka Pintu Rezeki

Sholat Dhuha dipercaya amalan sunnah yang dilaksanakan karena kebutuhannya untuk meminta kelancaran rezeki.

the guardian
Tata Cara Sholat Dhuha yang Benar, Amalkan Ayat Seribu Dinar, Doa Pembuka Pintu Rezeki 

TRIBUNBATAM.id - Dalam islam, melaksanakan sholat dhuha hukumnya adalah sunnah.

Meski demikian, amalan sholat dhuha mempunyai banyak keistimewaan.

Sholat Dhuha dipercaya amalan sunnah yang dilaksanakan karena kebutuhannya untuk meminta kelancaran rezeki.

Sholat Dhuha juga disebut salat Syuruq, yaitu salat yang dikerjakan setelah matahari terbit.

Pelaksanaan sholat Dhuha paling utama adalah seperempat dari waktu siang hari.

Jika waktu siang hari adalah 12 jam, maka seperempatnya adalah 3 jam setelah matahari terbit.

Atau, setara mancing bayangan dengan tombak.

Jika matahari terbit pukul 05.00, maka sholat Dhuha dikerjakan pukul 08.00.

Dosen Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Lampung, Anggi Septia Nugroho mengungkapkan, sholat Dhuha dikatakan sebagai salat Awwabin.

Yaitu, salat yang dilaksanakan oleh orang-orang saleh.

Baca juga: 6 Keistimewaan Sholat Dhuha, Dicukupkan Rezekinya hingga Pahala Setara Haji

Baca juga: Batas Waktu Sholat Dhuha Menurut Ustaz Abdul Somad, Ibadah Pembuka Pintu Rezeki

Orang-orang taat yang selalu mengharapkan rida Allah SWT.

Dengan istikamah melaksanakan salat Dhuha, mudah-mudahan diberi kemudahan rezeki.

Niat Sholat Dhuha

1. Niat.

Berikut, niat sholat Dhuha.

أُصَلِّى سُنَّةَ الضُّحَى رَكْعَتَيْنَ لِلَّهِ تَعَالَى

Usholli sunnatadh dhuhaa rok’ataini lillaahi ta’aalaa

Terjemahannya: “Aku niat salat sunah Dhuha dua rakaat karena Allah Taala”

Tata Cara Sholat Dhuha

1. Niat.

Berikut, niat sholat Dhuha.

أُصَلِّى سُنَّةَ الضُّحَى رَكْعَتَيْنَ لِلَّهِ تَعَالَى

Usholli sunnatadh dhuhaa rok’ataini lillaahi ta’aalaa

Terjemahannya: “Aku niat salat sunah Dhuha dua rakaat karena Allah Taala”

2. Membaca Iftitah.

3. Membaca surat pendek.

Ada penguatan dalam surat pendek yang dibaca dalam dua rakaat pertama.

Para rakaat pertama, surat yang dibaca adalah surat Ad Dhuha.

Sementara pada rakaat kedua, surat yang dibaca adalah surat Asy Syams.

Doa Setelah Dhuha

Umat muslim disunahkan membaca doa setelah sholat Dhuha.

Hal itu karena salat Dhuha adalah salat yang dilaksanakan karena kebutuhannya untuk meminta kelancaran rezeki.

Hal itu baik berupa kesehatan, uang, maupun silaturahmi.

Lalu, apa doa setelah sholat Dhuha yang bisa dibaca?

Berikut, doa setelah sholat Dhuha yang bisa dibaca.

"Ya Allah berikanlah kami rezeki. Jika dia jauh di mata maka dekatkanlah. Jika di atas langit turunkanlah. Jika rezeki ada di bawah bumi maka keluarkanlah. Jika ada di barat dekatkanlah denganku. Jika ada di timur dekatkanlah."

Dengan istikamah melaksanakan salat Dhuha, mudah-mudahan diberi kemudahan rezeki.

Berapa rakaat sholat Dhuha?

Mengenai jumlah rakaat sholat Dhuha, ada yang bilang dua cukup.

Ada yang bilang empat rakaat bisa.

Ada yang bilang enam rakaat.

Ada juga yang menyebut delapan rakaat.

Pelaksanaan sholat Dhuha tidak berbeda dengan salat-salat sunah lain.

Termasuk, jumlah rakaat sholat Dhuha.

Para ulama hasi ljma mengatakan, pelaksanaannya diqiyaskan dengan salat Tahajud, yaitu 2 rakaat.

Jika 4 rakaat, maka dikerjakan 2 rakaat 2 rakaat.

Pelaksanaan sholat Dhuha paling utama adalah seperempat dari waktu siang hari.

Jika waktu siang hari adalah 12 jam, maka seperempatnya adalah 3 jam setelah matahari terbit.

Atau, setara mancing bayangan dengan tombak.

Jika matahari terbit pukul 05.00, maka salat Dhuha dikerjakan pukul 08.00.

Baca juga: Bacaan Niat, Doa dan Tata Cara Sholat Dhuha Serta Keutamaannya, Memperlancar Rezeki?

Baca juga: Sholat Dhuha Jam Berapa? Inilah Bacaan Niat dan Tata Cara Pelaksanaanya

Ayat Seribu Dinar

Ayat seribu dinar dipercayai sebagai pembuka pintu rezeki.

Sebagian orang percaya mengamalkan ayat seribu dinar setelah sholat dhuha membuat seseorang dimudahkan dan dilimpahkan rezekinya.

Melansir dari akun Youtube Al-Bahjah TV pada video diunggah 26 September 2017 yang berjudul 'Apa Benar Ayat 1000 Dinar Memperbanyak Rezeki? Buya Yahya menjawab'.

Wanita tersebut mempertanyakan apa faedahnya ayat 1000 Dinar.

Buya Yahya menjelaskan ada sebagian orang membuat istilah istilah seperti ayat 1000 dinar hingga orang membuat sholat orang bikin kaya raya.

'Sebenarnya membaca ayat suci Al Quran hendaknya karena Allah Subhanahu wa ta'ala' Jelas Buya

Dilanjutkan Buya Yahya memberikan himbaun kepada ulama untuk memberikan amalam harus karena Allah Subhanahu wa ta'ala.

'Adapun yang dijadikan kita untuk dapatkan rezeki dan sebagainya memang ada, diriwayatkan oleh Nabi shallallahu alaihi wasallam ketakwaan. Kalau orang takwa nanti dibuka oleh Allah rizeki' Terangnya.

'Kami himbau kepada para ustad kalau memberikan amalan kepada seseorang hendaknya dihadirkan kepada kesadaran untuk dekat kepada Allah, bukan langsung disebutkan dengan 1000 dinar atau uangnya' Terangnya.

Kembali Buya menjelaskan jadi setiap baca jangan ingatnya 1000 dinar kalau baca zikir ingat Allah, kalau kau bertaqwa, dekat kepada Allah, Allah akan memberi rezekimu.

"Khasiatnya membaca ayat Al Quran ada banyak sekali bermacam-macam, pada dasarnya ayat Al Quran sama khasiatnya, yang membedakannya adalah ada kelebihan masing-masing" Jelas Buya Yahya

Video:

Memang banyak sekali ayat-ayat dalam Alquran yang memiliki banyak keutamaan, salah satunya ayat seribu dinar.

Ayat ini adalah bagian akhir ayat 2 dan seluruh ayat 3 dalam surat At Thalaq.

Dinamakan ayat seribu dinar adalah karena khasiat ayat seribu dinar yang konon jika dibaca akan memudahkan kita dalam mencari rezeki.

Berikut Ayat Seribu Dinar :

Ayat Seribu Dinar (Youtube)

Bunyi ayat seribu dinar adalah:

Latin:

"Wa man yattaqillaaha yaj'al lahuu makhrojan, Wa yarzuqhu min haitsu laa yahtasibu,Wa man yatawakkal'alallaahi fahuwa hasbuhuu,Innallaaha baalighu amrihii,Qad ja'alallaahu likulli syai in qadran"(QS.ATH-THALAQ: 2-3)

Artinya:

“Dan barang siapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar dan memberinya Rizki dari arah yang tidak dia duga. Dan barang siapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Dia mencukupinya. Sesungguhnya Allah akan mencapai urusanNya, sesungguhnya Allah telah mengadakan bagi tiap-tiap sesuatu ketentuan.”

*Berita lain terkait Sholat Dhuha

(*)

Sumber: Tribunbatam.id

Editor: Danang Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved