Breaking News:

KEPRI TERKINI

Dewi Kumalasari Terkesima Lihat Pembuatan Tudung Manto di Lingga, Ini Pesannya ke Pengrajin

Ketua TP PKK Kepri Dewi Kumalasari terkesima melihat budaya melayu masih dilestarikan masyarakat Lingga dengan membuat tudung manto

tribunbatam.id/Febriyuanda
Ketua TP PKK Provinsi Kepri, Dewi Kumalasari Ansar melihat langsung pembuatan kerajinan Tudung Manto bersama Ketua TP PKK Kabupaten Lingga, Maratusholiha Nizar, Sabtu (27/3/2021) 

KEPRI, TRIBUNBATAM.id - Rangkaian kunjungan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kepulauan Riau (Kepri) tidak berhenti hanya sebatas melihat hasil olahan pertanian saja.

Bersama TP PKK Kabupaten Lingga, Dewi Kumalasari Ansar beserta rombongan diajak melihat langsung kerajinan budaya Tudung Manto di Rumah Tekat Tudung Manto, Kelurahan Daik, Kecamatan Lingga.

Di tempat itu, Dewi terkesima melihat budaya melayu masih dilestarikan masyarakat Lingga yang menjadi pengrajin itu.

"Cantik-cantik ya, bagus sekali," ujar Ketua TP PKK Kepri, Dewi Kumalasari saat melihat langsung proses pembuatan Tudung Manto bersama Ketua TP PKK Lingga, Maratusholiha Nizar, Sabtu (27/3/2021).

Istri Gubernur Kepri, Ansar Ahmad itu pun berpesan agar selalu melestarikan dan menjunjung tinggi budaya Melayu.

Baca juga: Sapa Masyarakat Lingga lewat Udara, Dewi Kumalasari: Pulihkan Ekonomi Tingkatkan Kesehatan

"Lingga sangat kreatif. Semangat khususnya para ibu-ibu yang selalu melestarikan kebudayaan ini tetap terjaga," pesan Dewi.

Seorang pengrajin, Norhaizan sebagai pengurus Rumah Tekat Tudung Manto menjelaskan, bahwa dulunya Tudung Manto itu punya sebutan Tudung Mentok.

"Karena berasal dari kerajinan Kampung Mentok di sini. Jadi awal namanya sekali Tudung Melayah," ucapnya.

Tudung Manto sendiri mempunyai arti penutup kepala.

Ketua TP PKK Provinsi Kepri, Dewi Kumalasari Ansar menyapa masyarakat Lingga melalui 88 FM, Radio Bunda Tanah Melayu, Daik, Kabupaten Lingga, Sabtu (27/3/2021)
Ketua TP PKK Provinsi Kepri, Dewi Kumalasari Ansar menyapa masyarakat Lingga melalui 88 FM, Radio Bunda Tanah Melayu, Daik, Kabupaten Lingga, Sabtu (27/3/2021) (tribunbatam.id/Febriyuanda)

Ia menyebutkan, biasanya Tudung Manto digunakan untuk acara seperti, majelis perkawinan, acara kematian, acara adat, serta penyambutan tamu.

"selain itu, Tudung Manto juga menjadi oleh-oleh yang biasa dibeli oleh wisatawan dari Singapura dan Malaysia," sebutnya.

(Tribun Batam.id/Febriyuanda)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita tentang Lingga

Berita tentang Kepri

Penulis: Febriyuanda
Editor: Dewi Haryati
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved