Breaking News:

Dulu Pernah Viral Saat Kasih Mahar Sandal Jempit, Kini Youtuber Ini Terancam Dipolisikan

YouTuber yang dulu viral karena beri mahar sandal jepit. Kini ia terancam dipolisikan. Yudi Anggata dianggap menghina wanita.

Editor:
dok. Warga via Kompas
Pernikahan viral Iwan Firman Wahyudi dengan mahar sandal jepit dan segelas air 

TRIBUNBATAM.id - Seorang YouTuber asal Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat ( NTB) menuai kecaman setelah mengunggah video yang dinilai menghina kaum wanita.

Menggunakan bahasa Sasak, YouTuber bernama Yudi Anggata menyebut wanita sekarang ini hanya mementingkan penampilan wajah.

Sekedar diketahui, YouTuber yang dulu viral karena beri mahar sandal jepit. Kini ia terancam dipolisikan.

Yudi Anggata dianggap menghina wanita. Namun, menurutnya, wanita saat ini tak memperhatikan bagian dalam tubuhnya.

Rijki Budiman Minta Warganet Waspada, Soal Oknum YouTuber Diduga Tipu Warga Batam

Diketahui, video Yudi tersebut diunggah di akun Facebook AndraDagull pada 17 Maret 2021.

Tangkapan layar video YouTuber Yudi Anggata yang dianggap menghina kaum wanita.
Tangkapan layar video YouTuber Yudi Anggata yang dianggap menghina kaum wanita. (ISTIMEWA via Tribun Lombok)

”Nine nane lueqan rawat mue, laguq bawaq wah berek.

Ambun acan, bais malik. Inaq gamak, coba bawaq pade pe-glowing sekali,” ujar Yudi, dikutip Tribunnews dari Tribun Lombok.

Arti Mimpi Sandal Putus Menurut Primbon, Pertanda Kegagalan, Kegaduhan, dan Pengeluaran Membengkak

(Perempuan sekarang kebanyakan rawat muka, tapi bagian bawah (alat vital) sudah busuk.

Baunya kayak terasi, busuk lagi. Coba bagian bawah kalian buat glowing sekali.)

Terkait kasus ini, Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) menyatakan akan mengambil tindakan jika ada laporan masuk.

Direskrimum Polda NTB, Kombes Pol Hari Brata, mengatakan si YouTuber bisa ditangkap sesuai UU ITE.

"Ya bisa (ditangkap) sesuai dengan undang-undang ITE," ujarnya, Kamis (25/3/2021).

Berita Populer Kepri, Oknum Anggota Polres Bintan Tunggu Sidang hingga CIMB Niaga Dipolisikan

Mengutip Tribun Lombok, aktivis wanita NTB bersama 31 Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) pun mengajukan laporan pada Polda NTB, Kamis.

Mereka menilai apa yang diucapkan Yudi dalam video telah menghina kaum wanita.

Halaman
123
Sumber: Tribun Mataram
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved