Breaking News:

Eks Teroris Sebut Pengantin Bom Makassar Tak Profesional, Padahal Racikan Bom Kuat

Eks Teroris ungkap Pengantin Bom Makassar Tak Profesional, Padahal Racikan Bom Kuat.

TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
BOM - Eks Teroris ungkap Pengantin Bom Makassar Tak Profesional, Padahal Racikan Bom Kuat. FOTO: Petugas Kepolisian melakukan olah TKP ledakan di Gereja Hati Yesus Yang Mahakudus atau Katedral Makassar, Minggu (28/3/2021). Polisi menyatakan bom yang meledak tersebut merupakan bom bunuh diri. TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR 

Lebih lanjut, Listyo Sigit membeberkan sebanyak 20 anggota JAD sebelumnya telah berhasil diamankan beberapa waktu lalu.

Mengutip Tribunnews, Brigjen Pol Dedi Prasetyo menyebut JAD terstruktur secara virtual.

Melalui media sosial, kelompok JAD akan memberi kabar terlebih dulu jika akan melakukan aksi.

Dedi mengatakan kelompok JAD memanfaatkan aplikasi Telegram untuk berkirim pesan.

"Intensitas komunikasinya di media sosial terstruktur dan sistematis."

"Kalau mau melakukan amaliyah, mereka akan sampaikan di Telegram maupun media sosial lainnya."

"Misalnya 'Saya akan melakukan amaliyah pada hari ini'," ungkap Dedi, Senin (14/10/2019) silam, yang saat itu menjabat Karopenmas Divisi Humas Polri.

"Dia cukup men-declare akan melakukan amaliyah, mohon doanya, langsung dilakukan," imbuhnya.

Baca juga: Terungkap Asal-usul Motor Dipakai Pelaku Bom Bunuh Diri Makassar, Punya Kerabat Honorer DPRD Sulsel

Baca juga: Penampakan Robot Penjinak Bom, Diturunkan Ketika Penggeledahan Rumah Terduga Pelaku Bom Makassar

Baca juga: Terdengar Dentuman saat Densus 88 Geledah Rumah Terduga Pelaku Bom Bunuh Diri, Apa yang Terjadi?

Korban Bom Bunuh Diri di Makassar

Hingga Senin (29/3/2021), sebanyak 20 korban luka-luka akibat bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar telah dirawat di sejumlah rumah sakit.

Mengutip Tribun Timur, Kapolda Sulsel, Irjen Pol Merdisyam, menyampaikan 20 korban tersebut dirawat di RS Bhayangkara, RS Silom, dan lainnya.

Diantaranya sudah diperbolehkan pulang karena hanya luka ringan.

"Sampai saat ini di RS Bhayangkara ada 7, Siloam 4, dan sisanya di RS lainnya. Total 20 orang," jelasnya, Minggu (28/3/2021).

"Kondisi korban ada luka berat dan sedang."

"Kalau yang ringan sempat diberikan pengobatan ada yang rawat jalan dia sudah pulang," tambahnya. (Tribun Makassar)

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Eks Teroris Pentolan JI Sebut 2 'Pengantin' Bom Makassar Tak Profesional, Asal Usul Motor Terungkap

Berita lain tentang bom di gereja Makassar

Baca berita terbaru lainnya di Google

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved