Breaking News:

BATAM TERKINI

BAKAL Ikut Tender Pengelolaan Air Batam, ATB Ngaku Siap Ditempatkan di Hilir Atau Hulu

PT ATB akan kembali mengikuti proses lelang pengeloaan air oleh BP Batam. ATB mengaku siap mengolah air di hulu atau hilir.

Penulis: Roma Uly Sianturi | Editor: Tri Indaryani
Ist
PT ATB akan kembali mengikuti proses lelang pengeloaan air oleh BP Batam. ATB mengaku siap mengolah air di hulu atau hilir. Ilustrasi 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - PT Adhya Tirta Batam akan kembali mengikuti proses tender lelang yang akan dibuka oleh Badan Pengusahaan (BP) Batam.

Rencananya, lelang tersebut akan digelar April mendatang.

ATB sendiri mengaku siap jika ditempatkan dalam pengelolaan hulu maupun hilir air baku di Batam, Kepulauan Riau.

"Kita tidak mempermasalahkan apakah di hulu atau hilir. Kita memiliki komitmen untuk memberikan yang terbaik untuk masyarakat Batam. Intinya, dimana saja kami siap. Dengan bukti nyata pengalaman kami di Batam selama 25 tahun," ujar Head of Corporate Secretary ATB, Maria Jacobus, Maria Jacobus, Selasa (30/3/2021).

Bahkan, kata Maria, ATB juga menyatakan siap apabila menjadi pengelola air baik hulu atau hilir dalam proyek SPAM Batam.

Walau demikian, sebagai perusahaan yang telah memiliki pengalaman selama 25 tahun dalam mengelola air baku Batam, pihaknya masih menunggu informasi kapan lelang tersebut akan dimulai.

ATB mengaku telah mempersiapkan seluruh dokumen administrasi yang diminta sebagai syarat lelang tersebut.

Baca juga: Hampir Menangis, Berharap ATB Kembali

Seperti diketahui, saat ini juga tercatat, ada 4 perusahaan besar yang telah berkirim surat ketertarikannya kepada BP Batam guna mengikuti proses tender tersebut.

Di antaranya, ADARO, Menito, dan PJT (Perum Jasa Tirta), serta pengelola saat ini yakni PT. Moya Indonesia.

"Jika tender sudah dibuka, tentunya kami akan ikutan mendaftar. Dan tentunya, hal yang paling penting adalah kesempatan itu disampaikan kepada kami nantinya. Pesannya adalah, siapapun yang ikut dalam tender pengelolan air ini, sebaiknya memiliki jejek rekam dan memiliki pengalaman yang sudah terbukti dalam mengelola air yang baik," paparnya.

Sebelumnya, Direktur Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan (BU Fasling) BP Batam, Binsar Tambunan mengatakan saat ini terkait proses lelang BP Batam tengah melakukan Probity Audit oleh BPKP. 

“Mei 2021, pengelolaan air bersih di Batam oleh PT Moya Indonesia sudah akan berakhir. Untuk itu, saat ini kita tengah mempersiapkan proses lelang yang akan dimulai awal April 2021 mendatang,” katanya. (TRIBUNBATAM.id/Roma Uly Sianturi)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Berita Batam Hari Ini

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved