Breaking News:

INDONESIAN ABROAD

Asnawi Mangkualam Debut di Liga Korea Bersama Ansan Greeners, Shin Tae-Yong: Dia Melalui dengan Baik

Asnawi Mangkualam Debut bersama Ansan Greeners, Pelatih Timnas Asal Korea Shin Tae-yong: Itu debut yang bisa dibilang dapat dia lalui dengan baik

Editor: Mairi Nandarson
twitter/foxsportasia
Asnawi Mangkualam debut bersama Ansan Greeners di Liga Korea, Minggu, 28 Maret 2021 

ANSAN-SI, TRIBUNBATAM.id - Pemain muda Indonesia, Asnawi Mangkualam, sudah melakoni laga perdananya bersama Ansan Greeners di Piala FA Liga Korea Selatan, Minggu (28/3/2021) lalu.

Laga itu adalah laga debutnya untuk beraksi di kompetisi Korea Selatan setelah menjadi amunisi baru Ansan Greeners pada 18 Februari 2021.

Pemain berusia 21 tahun itu membutuhkan waktu cukup lama untuk laga pertamanya karena regulasi karantina mandiri di Korea Selatan.

Terlebih, Asnawi Mangkualam sempat terganjal dua kali masa 14 hari karantina di Korea Selatan.

Hal itu terjadi karena dia sempat kontak dengan orang yang ternyata dinyatakan positif Covid-19.

Baca juga: PSIS Semarang Menang, Lolos ke Perempat Final Piala Menpora 2021, Dragan: Kami Tak Pernah Menyerah

Baca juga: Jadwal Piala Menpora 2021 Hari Ini Borneo FC vs PSM, Persija vs Bhayangkara FC, Bisa Lolos Persija?

Asnawi debut bersama Ansan Greeners
Asnawi debut bersama Ansan Greeners

Karena itu, mantan pemain PSM Makassar itu baru bisa tampil bersama Ansan pada Kamis lalu.

Kesempatannya itu menjadikan Asnawi sebagai pemain Indonesia pertama yang merumput di kompetisi Korea Selatan.

Debutnya pun terasa amat manis karena Asnawi yang bermain 90 menit penuh sukses membawa Ansan Greeners menang 1-0 atas Yangpyeong FC.

Adapun gol tunggal Ansan Greeners diciptakan oleh Shim Jae-min ketika babak kedua baru berjalan 17 menit.

Seusai menjalani penampilan perdananya di Ansan Greeners, Asnawi sedikit mencurahkan isi hatinya.

Pemain yang tampil sebagai bek kanan untuk Ansan Greeners itu merasa ada beberapa kekurangan yang harus diperbaikinya.

Baca juga: AC Milan Tidak Akan Menyerah Kejar Inter Milan untuk Scudetto, Fikayo Tomori: Berjuang Sampai Akhir!

Baca juga: Inter Milan Ganti Logo Klub Mulai Musim 2021-2022, Diklaim Lebih Hidup dan Lebih Cerah

"Pada debut pertama masih banyak kekurangan yang harus saya tingkatkan lagi," kata Asnawi Mangkualam seperti dikutip dari BolaSport.com, Selasa (30/3/2021).

Kendati merasakan adanya kekurangan, Asnawi percaya dirinya dapat meningkatkan level permainannya seiring berjalan waktu Ansan Greeners.

"Saya harus lebih kerja keras lagi."

"Sekarang, saya masih dalam proses dan selalu percaya pada prosesnya," kata Asnawi.

Komentar Shin Tae-Yong

Sementara Asnawi bertekad menyumbang assist sebanyak mungkin untuk Ansan untuk membantu tim meraih tiket promosi.

Kendati sedang menjalani perawatan terkait penyakit kronisnya, pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong tidak melewatkan kesempatan menyaksikan penampilan Asnawi Mangkualam Bahar ketika menjalani debut bersama Ansan Greeners pada akhir pekan kemarin.

Tae-yong saat ini berada di Korea Selatan untuk menyembuhkan penyakitnya setelah dinyatakan sembuh dari virus Corona.

Kepulangan Tae-yong dilakukan satu hari sebelum Asnawi memulai debut di pertandingan babak kedua Piala FA melawan klub K League 4, Yangpyeong FC.

Baca juga: Jadwal Kualifikasi Piala Dunia 2022 Malam Ini Inggris vs Polandia, Lituania vs Italia

Baca juga: Arema FC Kalah, Tersingkir dari Piala Menpora 2021, Pelatih: Lini Belakang Kami Kurang Komunikasi

Dalam laga itu, Asnawi memperlihatkan performa yang dinilai cukup mengesankan bagi staf pelatih Ansan.

Pemain berusia 29 tahun ini juga terlihat beberapa kali aktif membantu pertahanan dengan kecepatannya, meski tidak luput membuat kesalahan. 

“Dia seorang pemain yang tidak hanya mempunyai skill bagus, tapi juga kekuatan fisik, mental tangguh."

"Itu sesuatu yang jarang dimiliki pemain Indonesia,” ucap Tae-yong dikutip laman Chosun Ilbo.

Pelatih Timnas Indonesia Shin tae-Yong butuh kompetisi untuk memantau pemain jelang Piala Dunia U20 di Indonesia
Pelatih Timnas Indonesia Shin tae-Yong butuh kompetisi untuk memantau pemain jelang Piala Dunia U20 di Indonesia (instagram/pssi)

“Mengingat itu merupakan debutnya, wajar jika masih ada beberapa kesalahan."

"Tapi itu merupakan debut yang bisa dibilang dapat dia lalui dengan baik.”

Sedangkan Asnawi mengutarakan, debutnya di Korsel membuat ia makin percaya diri menatap rangkaian pertandingan K League 2 berikutnya.

Menurut Asnawi, ia akan mengasah spesialisasinya agar makin mendapat kepercayaan dari pelatih Kim Gil-sik.

“Saya akan terus berusaha meningkatkan performa di tiap pertandingan, dan mengembangkan kemampuan yang saya anggap saya kuasai dengan baik."

"Saya ingin membantu tim promosi ke K League 1 melalui assist sebanyak mungkin,” ucap Asnawi dinukil laman Nuri Ilbo.

Di lain sisi, debut Asnawi bersama Ansan disambut fans sepakbola nasional dengan luar biasa.

Instagram resmi klub kini sudah menembus angka 30 ribu. Sebelum Asnawi datang, jumlah itu hanya berkisar di angka 5.000.

Ketika Ansan memperlihatkan foto dan nama Asnawi dalam daftar susunan pemain starter melawan Yangpyeong, sedikitnya 1.000 orang langsung memberikan komentar, dan mendapat like sekitar 12 ribu.

“Suporter Indonesia memberikan dukungan yang besar. Saya sering melakukan video call dengan keluarga. Saya merasa bersyukur mendapat dukungan dari fans melalui media sosial,” ucap Asnawi.

Kesan Pelatih Kim Gil-sik

Pelatih Ansan Greeners FC, Kim Gil-sik, sudah menemukan strategi yang bisa memaksimalkan kemampuan Asnawi Mangkualam dalam pertandingan.

Asnawi Mangkualam akhirnya mencatatkan debutnya untuk Ansan Greeners FC pada Minggu (28/3/2021).

Pemain 21 tahun itu turun bermain selama 90 menit dalam laga putaran kedua Piala FA Korea melawan Yangpyeong FC di Ansan Wa Stadium.

Dalam laga tersebut, Asnawi dan rekan-rekannya berhasil menang 1-0 berkat gol semata wayang Shim Jae-min pada menit ke-62.

Kim
Kim Gil-sik (kiri)

Laga debut Asnawi Mangkualam di Korea Selatan berujung pada pujian dari sang pelatih, Kim Gil-sik.

Pelatih 42 tahun itu menyebut kemampuan Asnawi Mangkualam dalam hal kecepatan dan semangat tak kalah dari para pemain Korea Selatan.

"Asnawi tidak kalah dengan pemain Korea dalam hal kecepatan dan daya juang," tuturnya seperti dikutip Bolasport.com dari Sports-G.

"Ia akan sekuat pemain Korea Selatan lainnya apabila dia beradaptasi dengan baik," katanya lagi.

Di satu sisi, Kim Gil-sik mengaku sudah menemukan strategi yang tepat untuk memaksimalkan kemampuan Asnawi Mangkualam di sisi kanan pertahanan timnya.

Pada mulanya, Kim Gil-sik memakai formasi 4-4-2 dan menempatkan Asnawi di barisan pertahanan bersama dengan Kim Min-ho, Ko Tae-gyu, dan Kim Jin-rae.

Namun, Asnawi tampak terbebani dalam mengawal pertahanan The Green Wolves dan sulit mengembangkan permainan.

"Sejujurnya saya tidak ingin membebani Asnawi. Kelihatan jelas Asnawi malah jadi beban saat babak pertama," ucapnya.

"Kami bukan tim yang kuat, jadi kami harus stabil sebisa mungkin."

"Di satu sisi, Asnawi itu pemain yang agresif. Punya kecenderungan tinggi untuk menyerang," kata Kim Gil-sik.

"Jadi di babak kedua, saya mengubah posisi menjadi tiga bek dan menyuruhnya untuk lebih agresif."

"Saya pikir (formasi) ini akan lebih bagus untuk ke depannya," tambah Kim Gil-sik.

Kim Gil-sik percaya suatu saat Asnawi akan mampu menjadi pemain berpengaruh di Liga Korea Selatan.

Asalkan, eks PSM Makassar itu mau beradaptasi dan memperbaiki kekurangan-kekurangan yang masih dimilikinya saat ini.

"Asnawi perlu beradaptasi dengan Korea."

"Jika dia bisa menyamai kecepatan dan kemampuan bernapas rekan-rekannya, Asnawi akan jauh lebih bagus ketimbang pemain lain."

"Asnawi punya kemampuan yang setara, sehingga jika dia beradaptasi dengan baik, dia akan bisa jadi pemain hebat di K-League," kata Kim Gil-sik.

.

.

.

* berita tentang Indonesian Abroad
* sumber tribunbatam.ID, goal.com, kompas.com, BolaSport.com

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved