Breaking News:

Dibunuh atau Membunuh? Korban Begal Lawan 3 Begundal, 1 Pelaku Terkapar 2 Lainnya Lari Ketakutan

Andika memilih melawan 3 begal seorang diri saat terancam akan dibunuh pada dini hari, yang membuat seorang pelaku terkapar dan 2 lainnya pilih mundur

Editor: Irfan Azmi Silalahi
TRIBUN MEDAN
Dibunuh atau Membunuh? Korban Begal Lawan 3 Begundal, 1 Pelaku Terkapar 2 Lainnya Lari Ketakutan. Foto Ilustrasi rekaman CCTV aksi begal 

TRIBUNBATAM.id - Apa yang Anda lakukan jika tengah malam dibegal? Melawan atau diam?

Kisah nyata Andika (33) melawan 3 begal yang ingin menghabisi nyawanya mungkin bisa jadi pelajaran.

Ia yang ingin dihabisi begal mempertahankan nyawanya dengan bergumul 1 lawan 3.

Tusukan senjata tajam ke satu pelaku membuat 2 pelaku lain ciut melarikan diri membiarkan rekannya terkapar.

Kasus ini berlangsung di Jalan Lintas Pagaralam-Bengkulu, Desa Muara Gelumpai, Kecamatan Muara Payang, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan (Sumsel), Ahad (28/3/2021) sekitar pukul 01.30 WIB.

Baca juga: Begal Sadis Beraksi Pakai Senpi Rakitan, Langkahnya Terhenti Ketika Ditembak Polisi

Andika sebagai korban tak mau nyawanya sia-sia di tangan begundal dan memilih melawan.

Berkat keberaniannya membuat satu pelaku terkapar dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Pelaku mengalami luka parah di bagian dada usai ditusuk pisau oleh korbannya sendiri.

Indra Saputra alias Iin alias Indra Mata Elang (35 tahun), begal sadis di Prabumulih, Sumsel, ditangkap polisi.
Indra Saputra alias Iin alias Indra Mata Elang (35 tahun), begal sadis di Prabumulih, Sumsel, ditangkap polisi. Ilustrasi (Tribun Sumsel/ Edison)

Pelaku tersebut diketahui bernama Hidayat (46) yang tercatat sebagai warga Tanjung Tawang, Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan.

Sementara, korban adalah Andika (33).

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved