Identitas ZA Terbongkar! Perempuan Terduga Teroris Serang Mabes Polri, Beredar Kartu Klub Menembak
Setelah bom bunuh diri pasutri di Makassar kali ini serangan diduga teroris dilakukan di Mabes Polri oleh seorang wanita muda yang berinisial ZA
TRIBUNBATAM.id - Masyarakat Indonesia kembali dikejutkan dengan aksi teror yang dilakukan oleh kelompok diduga teroris.
Setelah bom bunuh diri pasutri di Makassar, kali ini serangan diduga teroris dilakukan di Mabes Polri.
Pelakunya pun masih berusia muda dan seorang perempuan, dan sempat membawa dan menembakkan senjata api.
Aksi perempuan itu terekam kamera CCTV Mabes Polri dan membuat sejumlah polisi yang bertugas di Pos Jaga bersembunyi.
Tak lama berselang, muncul petugas lain dari seberang pos, tak jauh dari mobil yang parkir.
Sementara itu, si terduga teroris berjalan menjauh dari pos jaga.
Ketika pelaku berdiri di dekat rerumputan, dia terlihat jatuh.
Diduga pelaku ditembak petugas lain dari arah samping.
Baca juga: Serangan Beruntun Terduga Teroris di RI, 3 Tewas, Pengamat Peringatkan Target Selanjutnya
Setelah pelaku dilumpuhkan, dia masih terlihat bergerak.
Kedua kakinya bergerak-gerak dengan posisi tubuh meringkuk.
Ada dugaan, pelaku mengincar Kapolri Jendral Pol Listyo Sigit Prabowo.
Pascapenyerangan, petugas memperketat penjagaan.
Polisi mensterilisasi Mabes Polri dan meminta semua awak media menjauh dari lokasi kejadian.
Pascapenyerangan, Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran datang ke Mabes Polri.
Fadil tiba di Mabes Polri sekira pukul 16.50 WIB, Rabu (31/3/2021).
Namun, ketika tiba di Mabes Polri, Fadil memilih bungkam.
Dia tak mau mengomentari kebobolan penyerangan di Mabes Polri ini.
Bawa senpi dan map kuning
Berdasarkan foto yang diperoleh tribunnews.com, tampak di samping wanita tersebut ada benda diduga sepucuk senjata api jenis pistol dan map kuning.
Mobil ambulans DVI Polri datang setelah satu mobil jenazah Polri berwarna cokelat memasuki kompleks Mabes Polri, Jakan Trunojoyo Jakarta Selatan, Rabu (31/3/2021) sekitar pukul 18.00 WIB.
Sebelum diangkat, jenazah perempuan penyerang Mabes Polri dan barang bawaannya itu diperiksa petugas DVI dan Labfor Polri serta Gegana.
Mobil ambulans DVI Polri itu melintas masuk ke dalam kompleks Mabes Polri.
Informasi yang beredar terduga teroris ini berinisial ZA yang berstatus mahasiswi.
Baca juga: KRONOLOGI Perempuan Terduga Teroris Serang Mabes Polri, Acungkan Senpi, Saksi Sebut Ada Teman Pria
Pelaku kelahiran 1995 dalam data KK-nya tinggal di Ciraras Jakarta Timur.
Terduga teroris yang menyerang Mabes Polri disebut menggunakan sebuah mobil berwarna silver sebelum melakukan aksinya.
Saksi yang melihat aksi penyerangan tersebut melihat terduga teroris tersebut datang melalui pintu belakang Mabes Polri, Rabu (31/3/2021).
Ari (27), seorang juru parkir di dekat Mabes Polri mengaku melihat aksi mereka.
"Yang saya lihat mereka pakai mobil," kata Ari saat ditemui di lokasi, Rabu (31/3/2021).
Ari mengaku lupa merek mobil yang digunakan terduga teroris.
Namun, ia ingat warna mobil tersebut.
"Pokoknya minibus gitu, warna silver," ujar dia.
Ari yang berprofesi sebagai juru parkir mengatakan tidak melihat mobil terduga teroris masuk melalui pintu utama.
"Kayaknya dia masuk dari pintu belakang, yang dekat PUPR.
Saya kan di sini (pintu utama) dari pagi, itu saya nggak lihat," tutur Ari.
Menurut dia, kedua teroris tersebut merupakan laki-laki dan perempuan.
"Ada dua yang saya lihat, laki-laki satu, perempuan satu," kata Ari di lokasi.
Namun, lanjut Ari, hanya terduga teroris perempuan yang melakukan penyerangan.
"Yang turun dari mobil si perempuannya, dia bawa senjata, cuma saya nggak tahu jenisnya apa," ujar dia.
Baca juga: Terduga Teroris Penyerang Mabes Polri Diantar Pakai Mobil Silver
Sementara itu, Ari menyebut terduga teroris laki-laki tidak turun dari mobil.
"Sampai sekarang masih dicari kayaknya," ucap Ari.
Ia menjelaskan, peristiwa penyerangan oleh orang tak dikenal yang diduga teroris itu terjadi sekitar pukul 16.30 WIB.
Ketika itu, Ari yang berpofesi sebagai tukang parkir sedang memindahkan mobil milik anggota Polri.
Mobil tersebut terparkir tepat di depan Mabes Polri.
Tak lama kemudian, ia mendengar suara tembakan dari area parkir Mabes Polri.
"Setelah tembakan pertama, saya keluar dari mobil. Itu saya lihat langsung terorisnya," ujar Ari saat ditemui di lokasi.
Menurut Ari, terduga teroris itu merupakan seorang perempuan. Ia juga membawa senjata api. "Dia sempat nembak dua sampai tiga kali di parkiran," ujar dia.
Setelah itu, sambungnya, terduga teroris tersebut lari ke arah lobi utama Mabes Polri.
"Kejar-kejaran tuh dari parkiran sampai lobi.
Nah kenanya di dekat lobi si terorisnya," ucap Ari.
Terduga teroris itu pun ambruk terkena timah panas yang ditembakkan polisi.
Hingga saat ini, area Mabes Polri masih dijaga ketat aparat kepolisian bersenjata lengkap.
Selain itu, polisi juga melakukan penyisiran di sekitar Mabes Polri.
Setelah peristiwa penyerangan tersebut, identitas pelaku pun beredar diberbagai media sosial.
Za disebut adalah paling bungsu dan masih muda.
Za bahkan disebut tergabung dalam klub menembak Perbakin, terlihat dari kartu anggota miliknya yang banyak beredar di media sosial.
Sebelumnya, pasangan suami istri (pasutri) Muh Lukman HS/Lukman (26) dan istrinya Yogi Sahfitri Fortuna (YSF), melakukan serangan bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, Minggu, 28 Maret 2021.
Namun sekuriti gereja Kosmas berhasil menahan motor yang ditumpangi kedua pelaku hingga bom yang mereka bawa meledak dan menewaskan pasutri ini.
Bahkan jasad pasutri ini tidak utuh, kepala pelaku ditemukan di atap bangunan di samping gereja. Kosmas terluka dan kini kondisinya membaik.
Pascabomgereja Makassar, Densus 88 meringkus sejumlah teroris di pelbagai daerah di Indonesia.
* Berita tentang Teroris
* Berita tentang Mabes Polri
* Berita tentang Penembakan
.
.
.
Baca berita menarik TRIBUNBATAM.id lainnya di Google
(*/TRIBUNBATAM.id)
Artikel ini dikompilasi dari Tribunnews.com dengan judul Saksi Sebut Wanita Terduga Teroris Itu Sempat Nembak Dua Sampai Tiga Kali di Parkiran
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/terduga-pelaku-teroris-penyerangan-mabes-polri.jpg)