Breaking News:

BATAM TERKINI

DPRD Batam Minta Klarifikasi, Soal 5 Rumah Warga di Kampung Jabi Digusur Tanpa Sosialisasi

Wakil Ketua II DPRD Batam Ruslan Ali Wasyim mengatakan, pihaknya segera menggelar RDP untuk minta klarifikasi soal penggusuran 5 rumah di Kampung Jabi

Penulis: Ichwan Nur Fadillah | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Ichwan Nur Fadillah
Foto Wakil Ketua II DPRD Batam Ruslan Ali Wasyim beberapa waktu lalu. DPRD Batam Minta Klarifikasi, Soal 5 Rumah Warga di Kampung Jabi Digusur Tanpa Sosialisasi 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Wakil Ketua II DPRD Batam Ruslan Ali Wasyim ikut menyoroti penggusuran rumah warga di Kampung Jabi, Nongsa, Batam.

Ruslan menilai, pada faktanya tindakan itu tak dilakukan sesuai prosedur. 

"Seharusnya ada komunikasi dengan warga atau tokoh-tokoh masyarakat setempat. Jangan langsung main gusur, ada mekanismenya," tegas Ruslan kepada Tribun Batam saat ditemui di Kampung Jabi, Kamis (1/4/2021) malam.

Ruslan dapat memaklumi kekesalan warga atas peristiwa tersebut.

Namun ia meminta agar penyelesaian terkait penggusuran ini dilakukan dengan 'kepala dingin'.

Mengingat, sejumlah warga menyampaikan niatnya untuk melaksanakan aksi demonstrasi jika pemerintah tak dapat menjelaskan secara detail alasan penggusuran.

"Sesegera mungkin, RDP akan digelar. Kami akan mengundang pihak-pihak terkait untuk meminta klarifikasi perihal aksi penggusuran tersebut," pungkasnya.

Sementara itu, penggusuran lima rumah milik warga di wilayah Kampung Jabi, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Senin (29/3/2021) lalu, berbuntut panjang.

Hampir keseluruhan warga mengaku keberatan dengan tindakan itu.

Mereka menilai, penggusuran dilakukan tanpa alasan jelas.

"Ketika ada rumah yang dirobohkan tanpa ada sosialisasi terlebih dahulu, tentu harus ada solusi untuk penyelesaiannya.

Tidak hanya minta maaf," tegas seorang warga, Erna, saat pertemuan kampung digelar, Kamis (1/4/2021) malam.

Baca juga: SEGERA Digusur, Tempat Relokasi Pedagang Simpang Barelang Batam Belum Ditentukan

Baca juga: 15 Ruas Jalan di Batam Dibangun 2021, 400 PKL Harus Siap Digusur

Kebanyakan warga mengaku tak menerima dan meminta pertanggungjawaban pemerintah terkait penggusuran 5 rumah warga tersebut.

"Kalaupun ada tindakan penggusuran, tentu ada sosialisasi dan SOP lainnya. Tidak main sembarang gusur saja," timpal warga lain, Nurdin.

Dalam pertemuan kampung itu, warga pun mengambil langkah untuk segera menyurati pihak-pihak terkait.

Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved