Senin, 27 April 2026

BATAM TERKINI

BP Batam Gesa Tiga Prioritas Pembangunan Tahun 2021

Badan Pengusahaan (BP) Batam senantiasa mengedepankan pembangunan infrastruktur demi mendorong investasi dan kegiatan usaha.

TRIBUNBATAM.id/Hening Sekar Utami
Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, memaparkan tiga prioritas utama pembangunan infrastruktur Kota Batam di tahun 2021, bertempat di Gedung Marketing Center BP Batam, Kamis (1/4/2021). 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Badan Pengusahaan (BP) Batam senantiasa mengedepankan pembangunan infrastruktur demi mendorong investasi dan kegiatan usaha.

Memasuki tahun 2021, BP Batam menetapkan tiga prioritas utama pembangunan infrastruktur di Kota Batam.

Di antaranya, pembangunan infrastruktur Pelabuhan Batu Ampar, Bandara Internasional Hang Nadim Batam, serta infrastruktur penunjang kawasan ekonomi khusus (KEK) Kesehatan di Sekupang.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi memaparkan, Pelabuhan Batu Ampar nantinya akan dijadikan hub logistik bagi barang-barang konsumsi maupun non konsumsi.

Terdapat sedikitnya tiga rencana pembangunan infrastruktur Pelabuhan Batu Ampar. Yakni, penataan gerbang masuk kawasan terminal, renovasi gudang pemeriksaan barang, dan reception facility.

"Terminal akan kami pagar sehingga kontainer-kontainer yang masuk dapat aman terjaga. Selain itu Pelabuhan Batu Ampar akan kami bersihkan semua, alat angkutnya diganti dengan yang otomatis, menggunakan rel," ujar Rudi di Gedung Marketing Center BP Batam, Kamis (1/4/2021).

Tidak hanya itu, Rudi juga menargetkan kawasan Batu Ampar sebagai kawasan ekonomi khusus (KEK) penunjang aktivitas industri.

Dengan demikian, bukan hanya pelabuhan yang dibangun, melainkan juga akses jalan di sekitar kawasan tersebut akan diperbaiki.

Kedua, pembangunan dan penataan Bandara Internasional Hang Nadim Batam. Pembangunan ini bekerjasama dengan PT Angkasa Pura I dan perusahaan asal Korea Selatan, Incheon.

Baca juga: Sempat Kabur, Kapal Ikan Asing Asal Vietnam Berhasil Ditangkap Bakamla RI di Perairan Natuna

BP Batam akan membangun dua terminal di Bandara Internasional Hang Nadim Batam serta memisahkan jalur kedatangan dan keberangkatan penumpang.

Selain itu kapasitas penumpang di terminal bandara juga diperbesar, di samping, pembangunan fasilitas apron dan gudang kargo yang mendukung arus lalu lintas kargo di bandara.

"Insyaallah Juni 2021 akan tandatangan kontrak, kami minta tahun 2024 pembangunan ini selesai. Kami akan membangun terminal dua, kemudian terminal satu diperbaiki, dan juga ada masjid bandara yang bisa dijadikan objek wisata," jelas Rudi.

KEK Kesehatan

Ketiga adalah proyek pembangunan infrastruktur jalan dan taman di kawasan Sekupang, Batam.

Ada tiga proyek pembangunan yang akan dikerjakan di kawasan sekitar Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam ini.

Yakni proyek penataan Taman Kolam Sekupang tahap 2, pembangunan Taman Rusa tahap 3, serta pembangunan jalur sepeda di Jalan RE Martadinata, Sekupang.

Ke tiga proyek ini merupakan infrastruktur yang disediakan BP Batam untuk mendukung terciptanya KEK Kesehatan yang akan dipusatkan di RSBP Batam.

BP Batam berencana akan melengkapi fasilitas kesehatan di RSBP Batam menjadi berteknologi canggih dan terbarukan. Dengan disahkannya KEK Kesehatan nantinya, menurut Rudi, impor alat kesehatan dan tenaga kerja profesional dari luar negeri akan lebih mudah.

"Di depan gedung RSBP Batam akan kami bangun Taman Kolam, lengkap dengan healing garden, agar pasien-pasien RSBP Batam bisa menikmati fasilitas taman yang indah.

Selain itu, kawasan ini akan kami jadikan objek wisata, ada kebun binatang mini Taman Rusa, kemudian juga jalur sepeda," jelas Rudi.

Proses lelang pembangunan infrastruktur KEK Kesehatan Sekupang sudah hampir selesai. Pada Jumat (2/4), Kepala BP Batam beserta jajaran juga sudah melakukan prosesi peletakan batu pertama di tiga proyek pembangunan kawasan Sekupang.

Rudi menambahkan, tiga prioritas pembangunan infrastruktur ini tak lain digesanya untuk kemajuan Kota Batam, kenyamanan masyarakat, serta yang terpenting, berkembangnya investasi di Kota Batam.

"Ini tak lain bertujuan agar investasi masuk ke Batam. Beberapa proyek ini juga dapat mendorong terbentuknya objek wisata baru, yang dapat menjadi pemasukan bagi BP Batam. Pemasukan inilah yang nantinya akan kami kembalikan ke masyarakat dalam bentuk proyek fisik lainnya," tegas Rudi. (Adv/hsu)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved