Breaking News:

BATAM TERKINI

Sering Runtuh, Warga Pasir Mantang Batam Minta Perbaikan Jembatan ke DPRD Kepri

Warga Pasir Mantang Tanjungsengkuang Batam menilai, jembatan yang menghubungkan antara kawasan Air Raja dengan Eskarada tidak layak, minta diperbaiki

Penulis: Roma Uly Sianturi | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/istimewa
Warga Pasir Mantang Sengkuang Batam melintas di jembatan yang menghubungkan antara kawasan Air Raja dengan Eskarada, baru-baru ini. Warga minta jembatan yang sering runtuh itu segera diperbaiki pemerintah 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Sejumlah warga RT4 RW 12 Pasir Mantang, Tanjung Sengkuang, Batu Ampar, Batam, Provinsi Kepulauan Riau mengeluhkan jembatan yang menghubungkan antara kawasan Air Raja dengan Eskarada.

Warga menilai, kondisi jembatan tersebut tidak layak dan sangat berbahaya untuk dilalui.

Mengingat, besarnya luapan air dari berbagai daerah di atas perumahan tersebut mengalir langsung ke kawasan ini. Kuatnya aliran air membuat pondasi jembatan yang dibuat secara gotong-royong tersebut hampir roboh.

"Runtuhnya jembatan ini sudah terjadi beberapa kali. Khususnya saat musim penghujan. Bahkan kami dari warga secara gotong-royong memperbaikinya secara mandiri," ujar seorang warga, Hamzah, baru-baru ini.

Sementara itu, seorang perangkat RT, Amir melanjutkan akses jalan tersebut, menjadi salah satu rute yang memudahkan masyarakat setempat untuk beraktivitas setiap hari ini. Sebelumnya, lebar jembatan ini mencapai 4-6 meter namun saat ini hanya sekitar 1 meter.

Baca juga: Gubernur Kepri Kebut Jembatan Batam Bintan, Menteri PUPR Kasih Restu

Baca juga: Terkesan Asal Jadi, Pejabat BP Bintan Cek Pemeliharaan Jembatan Tanah Merah, Hasilnya?

"Sehingga hanya bisa dilalui kendaraan bermotor saja," kata Amir beberapa waktu lalu.

Ia mengatakan, pihaknya bersama perangkat lainnya sudah pernah mengajukan perbaikan jembatan tersebut dalam Musyawaran Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) pada tahun 2018 lalu.

Pihak Pemerintah Kota (Pemko) Batam sudah pernah turun, bahkan beberapa kali mengambil gambar kondisi jembatan tersebut. Namun hingga kini, belum ada realisasinya.

"Musrenbang 2018, pernah saya ajukan agar bisa mendapatkan perbaikan. Bahkan sudah datang Bapak dan Ibu mengenakan baju PNS melihat langsung. Namun hingga kini, tidak ada realisasinya," katanya.

Warga berharap melalui DPRD Provinsi Kepri, aspirasi mereka bisa didengar dan bisa direalisasikan.

"Harapan kami, setelah ditinjau ini bakal ada pengerjaannya," terangnya.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kepri, Widiastadi Nugroho tampak mengunjungi lokasi tersebut. Merespon keluhan warga, Widiastadi pun berjanji akan memperjuangkan aspirasi warga, hingga terbangun jembatan yang layak untuk warga.

"Kami sudah melihat kondisi jembatan ini, dan saya akan memperjuangkan pembangunan jembatan ini melalui 'Pokir' saya di DPRD Provinsi Kepri nanti. Saya butuh doanya dan semoga apa yang kita harapkan bersama bisa terealisasi," katanya.

(tribunbatam.id / Roma Uly Sianturi)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita tentang Batam

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved