Breaking News:

Hati-hati Dampak Buruk Sering Makan Gorengan Saat Berbuka Puasa, Jangan Anggap Enteng!

Efek negatif yang muncul karena seringnya berbuka dengan gorengan yaitu berdampak pada kesehatan kulit.

Editor: Aminudin
Pixabay
Ilustrasi makanan berminyak dan gorengan 

Proses ini juga membutuhkan temperatur tinggi, sehingga meningkatkan jumlah trans fat dan membuat vitamin-vitamin yang berada di dalam makanan menjadi rusak, termasuk vitamin yang berguna untuk kulit.

"Selain itu, proses menggoreng meningkatkan senyawa kimia yang disebut sebagai acrylamide. Acrylamide dapat meningkatkan risiko kanker," ungkap Arini dalam sesi Kulwap media, Jumat (8/5/2020).

3. Kalori tinggi

Proses menggoreng dapat meningkatkan kalori makanan hingga tiga kali lipat dibandingkan dengan makanan yang sama sebelum proses penggorengan.

Kalori tinggi bisa membawa dampak buruk terhadap kulit serta memicu sejumlah masalah kesehatan, seperti penyakit diabetes, obesitas, penyakit jantung, dan gangguan metabolik lainnya.

Berbuka puasa dengan gorengan setiap harinya juga bisa meningkatkan resiko membuncitnya perut secara perlahan.

4. Tinggi sodium dan Indeks Glikemik

Bahan-bahan makanan yang digoreng tinggi kandungan garam (sodium) dan MSG.

Keduanya dapat menarik air, sehingga makanan yang tinggi kadar sodiumnya seperti makanan gorengan dapat memicu retensi cairan pada tubuh.

"Wajah dapat tampak “puffy”, sehingga cenderung tampak tidak segar," ungkap Medical Consultant Dermalogia Clinic itu.

Halaman
123
Sumber: TribunnewsWiki
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved