Kirim 4000 Tentara ke Perbatasan, Konflik Rusia Vs Ukraina Memanas
Menurut pengamat, konflik Rusia dan Ukraina yang merupakan negara sahabat itu cukup berpotensi memicu perang Eropa.
MOSKWA, TRIBUNBATAM.id – Baru-baru ini dilaporkan media setempat, Negara Rusia kirim 4.000 tentaranya di wilayah perbatasan dengan Ukraina.
Menurut pengamat, konflik Rusia dan Ukraina yang merupakan negara sahabat itu cukup berpotensi memicu perang Eropa.
Demikian hal itu disampaikan oleh seorang ahli militer sekaligus analis militer Rusia, Pavel Felgenhauer.
• China Ingin Kuasai Dunia, Selain Amerika Rusia Juga Jadi Target
Felgenhauer menyampaikan pernyataannya ketika tensi antara Rusia dan Ukraina semakin menegang sebagaimana dilansir New York Post, Sabtu (3/4/2021).
"Krisis ini berpotensi meningkat menjadi perang pan-Eropa, bisa juga jadi perang dunia," kata Felgenhauer.
Ditambahkan Felgenhauer, katanya, hal tersebut dalam wawancara terbarunya dengan outlet berita Rosbalt di Rusia.
“Akankah itu terjadi atau tidak? Kita lihat saja. Di Barat, mereka tidak tahu apa yang harus mereka lakukan," sambung Felgenhauer.
Diberitakan sebelumnya, Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mendukung Ukraina jika negara tersebut benar-benar berperang dengan Rusia.
• Penyebab Ukraina Kalah 1-7 vs Prancis, 3 Kiper Positif Covid-19, Shevchenko Panggil Asisten Pelatih
Hal itu diungkapkan Biden dalam panggilan teleponnya kepada Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy pada Jumat (2/4/2021).
Ketegangan antara Ukraina dan Rusia semakin memanas setelah Moskwa mengerahkan pasukannya di dekat perbatasan.
"Presiden Biden menegaskan dukungan tak tergoyahkan dari AS untuk kedaulatan dan integritas teritorial Ukraina dalam menghadapi agresi berkelanjutan Rusia di Donbass dan Krimea," bunyi pernyataan dari AS.
• DUET CHINA & RUSIA Makin Agresif, Jenderal Bintang 4 Amerika Sebut Perang Nuklir Tak Bisa Dihindari!
Pekan ini, Rusia mengancam bahwa eskalasi di Donbass dapat mencapai skala yang “menghancurkan” jika NATO campur tangan sebagaimana dilansir Reuters.
Ukraina, negara-negara Barat, dan NATO menuduh Rusia mengirim pasukan dan senjata berat untuk menopang proksinya di Donbass.
Rusia mengatakan, pihaknya hanya memberikan dukungan politik dan kemanusiaan kepada pejuang separatis.
Kremlin sendiri menganggap masalahnya dengan Ukraina sebagai konflik internal. (*/tribunbatam.id)
BACA JUGA BERITA TERBARU TRIBUNBATAM.id di GOOGLE NEWS
Baca Juga Berita lain tentang KONFLIK RUSIA DAN UKRAINA
Baca Juga Berita lain tentang KONFLIK
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Konflik Rusia-Ukraina Bisa Picu Perang Eropa"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/konflik-rusia-vs-ukraina.jpg)