Breaking News:

BATAM TERKINI

Bandel, KKP Surati Dubes Vietnam dan Malaysia, Soal Kapal Ikan Asing Pelaku Illegal Fishing

Plt Dirjen PSDKP KKP RI Antam Novambar menyebut, pihaknya telah menyurati Dubes Vietnam dan Malaysia di Indonesia terkait kapal illegal fishing

Penulis: Beres Lumbantobing | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Beres Lumbantobing
Foto pelaku illegal fishing di perairan Kepri. Bandel, KKP Surati Dubes Vietnam dan Malaysia, Soal Kapal Ikan Asing Pelaku Illegal Fishing 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Plt Direktorat Jenderal (Dirjen) Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, Antam Novambar mengakui, kapal ikan asing pencuri ikan atau pelaku illegal fishing di perairan Kepri kian marak.

Bahkan dalam waktu 3 bulan terakhir, penegak hukum telah berhasil menangkap sebanyak 67 kapal illegal fishing di perairan Kepri.

Dari 67 kapal itu, 5 kapal berbendera Malaysia dan 2 berbendera Vietnam. Sementara 60 kapal lainnya berbendera Indonesia yang melanggar ketentuan.

Mencegah tindakan tersebut terus-menerus terulang kembali pihaknya saat ini telah melakukan komunikasi dengan Duta Besar Vietnam dan Malaysia di Indonesia.

"Bolak-balik kapal asing selalu tertangkap mencuri ikan. Kita sudah menyurati Dubes Vietnam maupun Malaysia untuk menyikapi hal ini," ujar Antam saat menggelar konferensi pers penangkapan kapal ikan illegal fishing di pangkalan PSDKP Batam, Setokok Jembatan II Barelang, Senin (5/3/2021).

Tidak hanya itu, langkah tegas telah ditempuh dengan melimpahkan para tersangka baik nakhoda dan ABK kapal dengan dijerat hukuman UU perikanan dan kelautan yang dilimpahkan langsung ke kejaksaan.

"Ini merupakan langkah tegas pak Menteri dalam 100 hari kerja. PSDKP menambah kapal dan patroli pengawasan di perairan laut Indonesia," ujarnya.

KKP Tangkap 67 Kapal Illegal Fishing

Direktorat Jenderal (Dirjen) Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI berhasil mengamankan 67 kapal, pelaku illegal fishing di perairan Kepulauan Riau (Kepri), dalam kurun waktu tiga bulan.

Hal itu disampaikan Plt Direktorat Jenderal (Dirjen) PSDKP KKP RI, Antam Novambar saat menggelar konferensi pers penangkapan kapal ikan asing, pelaku illegal fishing di pangkalan PSDKP Batam, Setokok Jembatan II Barelang, Senin (5/3/2021) pagi.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved