Breaking News:

BATAM TERKINI

BP Batam Seleksi Permohonan Alokasi Lahan Baru yang Masuk Akibat Lahan Batam Terbatas

BP Batam menyatakan, tak semua permohonan alokasi lahan baru dapat dikabulkan. Pihaknya harus menyesuaikan dengan perencanaan di BP Batam

Penulis: Hening Sekar Utami | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/istimewa Humas BP Batam
Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol BP Batam, Dendi Gustinandar. BP Batam Seleksi Permohonan Alokasi Lahan Baru yang Masuk Akibat Lahan Batam Terbatas 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Badan Pengusahaan (BP) Batam menyatakan tidak semua permohonan alokasi lahan yang baru di Batam dapat dikabulkan.

Hal ini dikarenakan keterbatasan lahan yang ada di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam saat ini.

Untuk itu, pihak BP Batam menekankan, pengalokasian lahan baru harus benar-benar mampu menstimulasi kegiatan investasi di KPBPB Batam. Permohonan yang masuk tidak serta merta dapat disetujui karena menyesuaikan terlebih dulu dengan rencana besar pengelolaan Batam ke depan.

"Jika memang tidak sesuai dengan perencanaan BP Batam, maka BP Batam tidak akan menyetujui permohonan alokasi lahan tersebut," ujar Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol BP Batam, Dendi Gustinandar, melalui siaran pers, Minggu (4/4/2021).

Menurutnya, ada beberapa perusahaan yang telah memperoleh izin alokasi lahan baru beberapa tahun lalu, namun baru dapat diproses setelah semua persyaratannya terpenuhi saat ini.

Baca juga: Punya Lahan Terbatas, Purwadi Sukses Tanam Cabai Hijau, Hasil Panen Capai 1 Ton Lebih

Baca juga: Lahan Makam di Batam Menipis, DPRD Minta Pemerintah Siapkan Lahan di Kabil Nongsa

Dendi menegaskan, hal itu bukan berarti BP Batam sengaja memperlambat proses, melainkan proses alokasi lahan harus dikerjakan secara teliti dalam hal administrasinya, secara clear and clean.

Terbukti, beberapa alokasi lahan baru yang diberikan oleh BP Batam dalam kurun waktu 1,5 tahun terakhir, terlihat tidak efektif, seperti lambatnya realisasi pembangunan fisik, dan lain sebagainya.

"Ini menjadi pertimbangan BP Batam dalam melakukan perubahan tata kelola agar alokasi lahan baru ke depan dapat mengakselerasi kegiatan ekonomi di KPBPB Batam," jelas Dendi.

Guna mempermudah masyarakat dan investor dalam mengakses permohonan perizinan lahan, BP Batam telah menyediakan layanan perizinan lahan melalui Land Management System (LMS) Online.

Dengan LMS Online, pemohon dapat mengajukan permohonan kapan saja dan di mana saja. Kecepatan prosesnya bergantung pada kelengkapan dan kebenaran data yang disampaikan agar proses verifikasi dokumen tidak berulang. 

( TRIBUNBATAM.id/Hening Sekar Utami)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita tentang Batam

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved