Breaking News:

PENGGEREBEKAN RUKO DI BATAM

Ini Pengakuan Pekerja yang Disekap di Sebuah Ruko Ciptaland Sekupang Batam, Kerja Tanpa Gaji?

Uswatun, seorang pekerja di Batam mengatakan, ia sudah 4 bulan bekerja di Batam. Namun ia tak pernah terima gaji. Nasib serupa dialami TKI lainnya

tribunbatam.id/Beres Lumbantobing
Potret pekerja dalam sebuah ruko penampungan di kawasan Ciptaland Sekupang Batam, Selasa (6/4/2021). Ini Pengakuan pekerja yang Disekap di Sebuah Ruko Ciptaland Sekupang Batam, Kerja Tanpa Gaji? 

Korban Urningsih dan Emilia ditemukan di lantai 2 ruko dalam posisi sakit dan terbaring. Kedua perempuan ini ditemukan dalam kondisi memprihatinkan. Pengakuan kedua korban, mereka telah disekap selama 1 bulan dalam kondisi makan terancam.

"Untuk proses penanganannya kita serahkan ke pihak kepolisian," ujar Lettu Inf Setio.

Terpaksa Dibopong

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 39 TKI ditemukan berada di kawasan pertokoan Ciptalan, ruko Tiban Poin Blok A1 Nomor 8,9,10 dan 11, Sekupang, Batam, Selasa (6/4/2021).

Mereka ditemukan saat aparat gabungan TNI dan Polri melakukan penggerebekan dengan cara mendobrak pintu kamar penampungan TKI tersebut.

Dari 39 orang itu, beberapa di antaranya ditemukan terkulai lemas tak berdaya.

Sebanyak 30 wanita dan 9 laki-laki itu pun langsung dievakuasi menggunakan bus ke Mapolresta Barelang.

Saat memasuki mobil, sejumlah TKI itu ada yang harus 'dibopong' oleh petugas lantaran tak lagi kuat berjalan.

Suasana penggrebekan markas penampungan TKI itu seketika menjadi pusat perhatian warga kawasan Ciptaland.

Kapolsek Sekupang, AKP Yudi Arvian mengatakan 39 TKI pekerja lokal itu untuk sementara diamankan dibawa ke Mapolresta Barelang.

Halaman
1234
Penulis: Beres Lumbantobing
Editor: Dewi Haryati
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved