Breaking News:

SAHAM 2021

IHSG Sesi I Rabu 7 April 2021 Menguat Tipis, Saham-saham Ini Banyak Diborong Asing

IHSG sesi I, Rabu 7 April 2021 menguat tipis 0,01% atau 0,55 poin ke level 6.003,32.

KOMPAS/PRIYOMBODO
IHSG sesi I, Rabu 7 April 2021 menguat tipis 0,01% atau 0,55 poin ke level 6.003,32. 

TRIBUNBATAM.id - IHSG sesi I, Rabu 7 April 2021 menguat tipis 0,01% atau 0,55 poin ke level 6.003,32.

Sepanjang perdagangan sesi I IHSG bergerak dari rentang terendah 5.982,06 - 6.027,87.

Kenaikan IHSG hanya ditopang dua dari 10 sektor. Sektor tersebut adalah perdagangan naik 1,05% dan infrastruktur naik 0,44%. Selebihnya delapan sektor masih berada di zona merah dengan sektor aneka industri, konstruksi dan tambang turun paling dalam.

Volume perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) siang ini sebanyak 14,5 miliar dengan total nilai transaksi Rp 4,72 triliun. Nilai ini termasuk mini dibandingkan kondisi normal.

Ada 204 saham yang naik dan 266 saham yang turun serta 145 saham yang nilainya tidak berubah. Investor asing juga masih mencatatkan net sell atau jual bersih sebesar Rp 284,07 miliar di seluruh pasar. Sementara di pasar reguler asing juga mencatatkan net sell sebesar Rp 285,15 miliar.

Asing paling banyak mengoleksi saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) Rp 14,1 miliar. Saham JPFA pun melesat 4,48% ke Rp 2.100 per saham. Volume perdagangan saham JPFA mencapai 24,5 juta dengan nilai transaksi Rp 50,7 miliar.

Asing juga memburu saham PT Adaro Energy Tbk (ADRO) Rp 10,8 miliar. Saham ADRO juga menguat 1,24% ke Rp 1.225 per saham. Volume perdagangan saham ADRO mencapai 22,3 juta dengan nilai transaksi Rp 27,1 miliar.

Saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) juga dikoleksi asing sebesar Rp 8,9 miliar. Saham BMRI flat di level Rp 6.275 per saham. Volume perdagangan saham BMRI mencapai 11,8 juta dengan nilai transaksi Rp 74,3 miliar.

Berikut 10 saham net buy terbesar asing pada sesi I Rabu:

1. JPFA Rp 14,1 miliar

2. ADRO Rp 10,8 miliar

3. BMRI Rp 8,9 miliar

4. DMAS Rp 8,6 miliar

5. ICBP Rp 6,5 miliar

6. INTP Rp 6,3 miliar

7. UNTR Rp 4,0 miliar

8. SCMA Rp 3,5 miliar

9. WIKA Rp 2,9 miliar

10. INDF Rp 2,6 miliar

Editor: Rio Batubara
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved