Breaking News:

RAMADHAN 2021

Pemkab Bintan Izinkan Tarawih di Masjid saat Ramadhan, Masyarakat Boleh Adakan Bazar

Bupati Bintan Apri Sujadi bilang, meski pandemi pemda mengizinkan bazar ramadhan dibuka. Hanya saja jumlahnya dibatasi. Setiap kecamatan 2 titik

tribunbatam.id/istimewa
Foto Bupati Bintan, Apri Sujadi. Pemkab Bintan Izinkan Tarawih di Masjid saat Ramadhan, Masyarakat Boleh Adakan Bazar 

BINTAN, TRIBUNBINTAN.com - Ramadhan 2021 di Kabupaten Bintan diprediksi lebih semarak dibandingkan tahun 2020.

Pasalnya, Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan mengizinkan umat Islam salat tarawih berjemaah di masjid pada bulan suci Ramadhan 1442 Hijriah.

Syaratnya, para jemaah harus benar-benar menjalankan protokol kesehatan Covid-19.

Hal tersebut dikatakan Bupati Bintan, Apri Sujadi saat membuka perhelatan MTQ Kabupaten Bintan ke X Tahun 2021 di GOR Kecamatan Toapaya, Jumat (9/4/2021) malam.

Menurutnya, Pemkab Bintan mengeluarkan surat edaran tentang pelaksanaan salat tarawih di masjid kepada seluruh pengelola masjid.

Baca juga: Masjid Jabal Arafah Batam Adakan Bazar Ramadhan & Siapkan 250 Paket Buka Puasa Gratis

Baca juga: DC Mall Batam Sambut Ramadhan 2021, Pasang Ornamen hingga Gelar Bazar Fashion Muslim

Dalam surat edaran itu, pihaknya meminta agar pengelola masjid mampu memperketat protokol kesehatan bagi jemaah saat Ramadhan nanti.

Di antaranya, jemaah harus dicek suhu tubuhnya sebelum masuk ke rumah ibadah, lalu memakai masker, mengatur jarak saf, serta menyiapkan sarana cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer.

"Selain itu, Satgas Kabupaten/Kecamatan kita minta turun ke lapangan untuk pengecekan rumah ibadah tersebut dalam menjalankan penerapan protokol kesehatan," ujarnya.

Selain mengatur terkait kegiatan ibadah, Pemkab Bintan juga akan mengatur kegiatan bazar juadah saat bulan Ramadhan nanti.

Bupati Bintan, Apri Sujadi mengatakan, meski masih dalam suasana pandemi Covid-19, Pemerintah Daerah mengizinkan bazar maupun penjualan takjil kembali dibuka selama bulan Ramadhan.

Pemkab Bintan akan membatasi jumlah lokasi bazar. Rencananya hanya diizinkan 2 titik lokasi bazar juadah di setiap kecamatan.

"Setiap kecamatan hanya diizinkan maksimal membuka dua titik lokasi bazar juadah. Itu pun dengan protokol kesehatan yang diterapkan, baik untuk para pedagang yang berjualan maupun bagi pembeli.

Kita minta satgas kecamatan mengatur terkait kelengkapan protokol kesehatan, cek suhu pengunjung, memakai masker hingga sarana cuci tangan," tutupnya.

(tribunbatam.id/Alfandi Simamora)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita tentang Bintan

Penulis: Alfandi Simamora
Editor: Dewi Haryati
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved