Breaking News:

RAMADHAN 2021

RAMADHAN 2021 - Pemkab Karimun Izinkan Tarawih di Masjid di Tengah Pandemi, Ini Syaratnya

Plh Bupati Karimun Muhammad Firmansyah mengatakan, meski salat tarawih di masjid diizinkan, jemaah tetap harus mematuhi protokol kesehatan

Penulis: Yeni Hartati | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Yeni Hartati
Plh Bupati Karimun, Muhammad Firmansyah. RAMADHAN 2021 - Pemkab Karimun Izinkan Tarawih di Masjid di Tengah Pandemi, Ini Syaratnya 

KARIMUN, TRIBUNBATAM.id - Pemerintah Kabupaten Karimun mengeluarkan sejumlah aturan terkait pelaksanaan ibadah salat Tarawih saat Ramadhan 1422 Hijriah yang jatuh pada 12 April mendatang.

Aturan yang dikeluarkan itu dalam bentuk surat edaran nomor 400/Kersa-Setda/IV/604/2021 tentang pelaksanaan ibadah Ramadhan pada masa pandemi covid-19.

Surat edaran dikeluarkan Plh Bupati Karimun, Muhammad Firmansyah.

Dalam surat edaran itu memuat ketentuan yang harus dipatuhi pengurus masjid, surau atau musala dan para jemaah yang melaksanakan ibadah tarawih.

"Salat fardu lima waktu, salat tarawih dan witir, taddarus Al-Quran, I'tikaf serta buka puasa bersama termasuk di lingkungan instansi atau organisasi, agar membatasi jumlah kehadiran jemaah paling banyak 50 persen dari kapasitas masjid, musala, dan surau," ucap Firmansyah, Jumat (9/4/2021).

Baca juga: Warga Batam Boleh Sholat Tarawih Berjamaah di Masjid, Simak Panduan Ibadah Ramadhan 1442 H

Baca juga: RAMADHAN 2021, Pemkab Bintan Izinkan Salat Tarawih Meski Pandemi Covid-19

Ia menambahkan, meski salat tarawih dibolehkan, tetapi tetap harus mematuhi protokol kesehatan secara ketat. Seperti memakai masker, menjaga jarak, tidak berjabat tangan dan diwajibkan membawa sajadah dan mukenah masing-masing.

"Pengajian atau tausiyah dan kultum Ramadhan atau kuliah Subuh paling lama durasi waktu 12 menit," tambahnya.

Sementara itu, untuk peringatan Nuzul Quran juga akan dilaksanakan dengan pembatasan jemaah 50 persen dari kapasitas ruang dengan penetapan standar protokol kesehatan.

"Wajib kepada seluruh pengurus masjid, musala dan surau untuk senantiasa mematuhi protokol kesehatan dan pengurus mempersiapkan sarana cuci tangan serta alat pengukur suhu badan," terang Firmansyah.

Selain itu, proses penyelengaraan pengumpulan dan penyaluran zakat, infaq, sedekah serta zakat fitrah oleh Bazarnas tetap mengikuti protokol kesehatan pencegahan covid-19.

Firmansyah menegaskan, Pemerintah Daerah bersama tim gugus tugas pencegahan covid-19 Karimun secara bersama-sama memberikan dukungan pengamanan dan pengawasan.

"Khusus kecamatan yang berstatus zona kuning di antaranya Kecamatan Karimun, Kecamatan Meral, Kecamatan Tanjungbatu, dan Kecamatan Meral Barat, agar ibadah Ramadhan 1442 Hijriah dapat berjalan dengan lancar, aman dan tidak menimbulkan klaster baru penyebaran covid-19 di Karimun," terangnya.

"Mari bersama-sama kita berdoa agar Karimun diberikan keberkahan dan masyarakatnya dijauhkan dari wabah serta diberikan kemampuan untuk melawan Covid-19," pungkasnya.

Sementara itu, dari data Dinas Kesehatan dan tim gugus tugas percepatan penanggulangan wabah Covid-19 Karimun masih terdapat pasien positif covid-19 dan Karimun dinyatakan belum aman dari ancaman virus Covid-19.

(TribunBatam.id/YeniHartati)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita tentang Karimun

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved