Jumat, 17 April 2026

GEMPA JAWA TIMUR

Gempa M 6,7 Guncang Malang-Surabaya dan Sekitarnya, Getaran Robohkan RS di Blitar

Gempa M 6,7 Guncang Malang-Surabaya dan Sekitarnya, Getaran Robohkan RS di Blitar

SURYA
GEMPA - Gempa M 6,7 Guncang Malang-Surabaya dan Sekitarnya, Getaran Robohkan RS di Blitar. FOTO: Perstiwa gempa bumi di Malang bermagnitudo 6,7 skala richter berpusat di perairan barat daya Kabupaten Malang juga terasa kencang di wilayah Blitar. (Istimewa RSUD Mardi Waluyo) 

TRIBUNBATAM.id - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 mengguncang wilayah Kota Surabaya, Malang, dan sekitarnya, Sabtu (10/4/2021).

Peristiwa itu terjadi sekira pukul 14.00 WIB.

Berdasarkan laporan BMKG, gempa bermagnitudo 6,7 , pukul 14.00:15 wib, Lok:8,95 LS, 112.48 BT

Lokasi  90 km barat daya Kabupaten Malang Jawa Timur, dengan kedalaman 25 km dan tidak berpotensi tsunami.

Gempa berkekuatan 6.7 SR (Skala Richter) yang berpusat di Malang jadi trending topik Media Sosial, getaran terasa sampai Jogja, Sabtu (10/4/2021)

Terjadinya gempa 6.7 SR ini menjadi trending topik Media Sosial Twitter.

Hashtag Gempa dicuit oleh lebih dari 87ribu kali oleh netizen.

Gempa Malang jadi trending topik media sosial
Gempa Malang jadi trending topik media sosial (Kolase BMKG/Twitter)

Selain itu, warganet juga melaporkan bahwa getaran gempa sampai pada beberapa kota yaitu Surabaya, Gresik, Jogja hingga Bali.

Hal ini seperti dicuit oleh salah satu netizen yang mengaku berasal dari Bali dan merasakan getaran gempa.

"OH GODDDD 6.7 MAGNITUDE, no wonder why im here faraway on Bali felt the aftershock" Tulis @KiryuuK***

Sementara itu, netizen lainnya yang mengaku dari Surabaya juga mengaku merasakan dampak dari gempa Malang yang terjadi hari ini.

"I'm in Surabaya and just feel an earthquake. Stay safe everyone" @@aihuiz***

Puluhan anggot polisi Malang menyelamatkan diri dan berhamburan keluar kantor saat gempa bumi goncang Kota Malang.

Rupanya, gempa bumi di Malang itu terasa di sejumlah daerah di Jawa Timur, bahkan hingga ke Yogyakarta.

Seperti diketahui, wilayah Malang digoncang gempa 6,7 Skala Richter pada Sabtu (10/4/2021) pukul 14.00 WIB.

Berada di 8,83 Lintang Selatan (LS) dan 112,5 Bujur Timur (BT) dengan kedalaman 80 km, atau berjarak 96 km arah Selatan Kota Kepanjen, Kabupaten Malang.

Informasi BMKG juga menyebutkan, gempa itu tidak berpotensi menyebabkan terjadinya tsunami.

Polisi selamatkan diri

Goncangan gempa bumi di Malang membuat masyarakat yang berada di dalam bangunan langsung keluar menyelamatkan diri.

Tak terkecuali anggota polisi yang berada di Mako Polresta Malang Kota.

Guncangan gempa membuat seluruh ruangan Mapolresta Malang Kota bergoyang cukup kencang. Anggota polisi yang sibuk dengan pekerjaannya, langsung keluar menyelamatkan diri.

Salah satu anggota polisi yang enggan disebutkan namanya menuturkan, saat itu dirinya sedang sibuk membuat laporan di komputer.

"Tahu-tahu sekitar jam 14.00 WIB, kondisi ruangan bergoyang.

Akhirnya saya pun langsung menghentikan pekerjaan saya, dan langsung keluar menyelamatkan diri menuju halaman belakang Mapolresta Malang Kota," ujarnya kepada SURYA.co.id

"Saya tadi langsung kabur begitu saja dari dalam ruangan. HP maupun dompet, saya tinggal semuanya di dalam ruangan," tambahnya.

Usai guncangan gempa reda dan dipastikan kondisi telah aman, personil kepolisian kembali masuk ke dalam ruangan Mapolresta Malang Kota untuk kembali melanjutkan aktivitasnya.

Dari pantauan SURYA.co.id, goncangan gempa tidak membuat kerusakan pada bangunan Mapolresta Malang Kota.

Ribuan pengunjung Royal Plaza Surabaya berhamburan

Ribuan pengunjung Mall Royal Plaza Surabaya, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Wonokromo, Kota Surabaya, bergegas keluar dari pintu utama, Sabtu siang (10/4/2021). Mereka merasakan guncangan gempa dari dalam ruangan efek gempa di Malang terasa di Surabaya.
Ribuan pengunjung Mall Royal Plaza Surabaya, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Wonokromo, Kota Surabaya, bergegas keluar dari pintu utama, Sabtu siang (10/4/2021). Mereka merasakan guncangan gempa dari dalam ruangan efek gempa di Malang terasa di Surabaya. (SURYA.co.id/Febrianto Ramadani)

Sementara itu, efek gempa bumi di Malang terasa hingga Kota Surabaya.

Bahkan, gempa bumi di Malang tersebut dirasakan para pengunjung mal Royal Plaza di Surabaya

Ribuan orang langsung berhamburan keluar mal menyelamatkan diri. 

Ribuan pengunjung Mall Royal Plaza Surabaya, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Wonokromo, Kota Surabaya, berhamburan keluar dari pintu utama, Sabtu siang (10/4/2021).

Mereka merasakan guncangan gempa dari dalam ruangan.

Pantauan di lapangan, petugas keamanan pusat perbelanjaan bergerak cepat mengatur kerumunan supaya tidak panik.

Petugas juga berusaha mengarahkan kendaraan roda empat yang hendak keluar membawa penumpang maupun keluarganya.

Norman (34), pengunjung Royal Plaza asal Petemon, menuturkan, ia bersama istri dan saudaranya berada di sentra kuliner.

Norman sedang bersandar di tembok sambil menunggu keluarganya selesai makan.

"Ketika bersandar saya merasa ada yang goyang. Saya pikir saya lagi pusing kepala .

Tiba tiba ada karyawati bertanya ke pengunjung apakah merasakan guncangan atau tidak," ujarnya di lobby utama.

Karena masih belum percaya, Norman mencoba mengamati fenomena itu lebih detail.

Setelah ia rasakan, Norman bersama istri dan saudaranya bergegas keluar.

"Infonya gempa dari malang. Cepat cepat saya keluar langsung," ungkapnya.

Karyawan pijat refleksi, Wahyu (21), mengungkapkan, saat itu ia sedang beristirahat sejenak usai melayani para customer.

"Barusan mas getarannya. Belum satu jam. Para karyawan dan karyawati tadi berhamburan keluar semua mas," tuturnya.

Saat ini, pengunjung masih berada di luar gedung sambil memantau kondisi sampai stabil dan aman.

Kendati demikian, beberapa diantaranya kembali melanjutkan aktivitas.

Sebelumnya, gempa bumi mengguncang wilayah Kota Surabaya dan sekitarnya, Sabtu (10/4/2021) siang.

Berdasarkan laporan BMKG, gempa bermagnitudo 6,7 , pukul 14.00:15 wib, Lok:8,95 LS, 112.48 BT

Lokasi  90 km barat daya Kabupaten Malang Jawa Timur, dengan kedalaman 25 km dan tidak berpotensi tsunami.

Atap Ruang Cempaka RSUD Mardi Waluyo Ambrol

Perstiwa gempa bumi di Malang bermagnitudo 6,7 skala richter berpusat di perairan barat daya Kabupaten Malang juga terasa kencang di wilayah Blitar.
Perstiwa gempa bumi di Malang bermagnitudo 6,7 skala richter berpusat di perairan barat daya Kabupaten Malang juga terasa kencang di wilayah Blitar. (Istimewa RSUD Mardi Waluyo)

Gempa bumi bermagnitudo 6,7 skala richter berpusat di perairan barat daya Kabupaten Malang juga terasa kencang di wilayah Blitar, Sabtu (10/4/2021).

Sejumlah bangunan di Blitar diinformasikan rusak akibat kencangnya gempa.

Salah satunya, bangunan di RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar dikabarkan rusak akibat goncangan gempa.

Bangunan rusak berada di Ruang Cempaka RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar.

Sebagian atap bangunan Ruang Cempaka RSUD Mardi Waluyo ambrol.

Selain di RSUD Mardi Waluyo, bangunan rumah di wilayah Kelurahan Ngadirejo, Kota Blitar juga rusak.

Sekarang, Bakesbangpol dan Penanggulangan Bencana Daerah (PBD) Kota Blitar masih mengecek ke lokasi.

"Iya, informasinya bangunan RSUD Mardi Waluyo rusak.

Sekarang saya masih mengecek rumah rusak akibat gempa di Kelurahan Ngadirejo," kata Kepala Bakesbangpol dan PBD Kota Blitar, Hakim Sisworo.

(*)

Sumber: Surya

Berita lain tentang gempa bumi

Baca berita terbaru lainnya di Google

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved