Breaking News:

BATAM TERKINI

JELANG Ramadhan 2021, KM Bukit Raya hanya Bawa 35 Penumpang ke Batam

Menjelang Ramadhan 2021, KM Bukit Raya hanya menurunkan 35 orang penumpang saja di pelabuhan Batu Ampar Batam.

TRIBUNBATAM.id/RONNYE LODO LALENG
Menjelang Ramadhan 2021, KM Bukit Raya hanya menurunkan 35 orang penumpang saja di pelabuhan Batu Ampar Batam. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Jumlah penumpang yang bersandar di Kapal Motor (KM) Bukit Raya di pelabuhan Batu Ampar Batam Minggu, (11/4/2021) sekira pukul 12.05 WIB terlihat cukup sepi dibanding biasanya.

Pada pelayaran kali ini, jumlah penumpang KM Bukit Raya hanya 35 orang penumpang saja di pelabuhan Batu Ampar Batam.

KM Bukit Raya sendiri datang dari pelabuhan Belinyu dan sudah kembali berlayar pada pukul 13.00 WIB, dengan tujuan pelabuhan pelabuhan Letung, Terempa, Midai, Natuna, Serasa, Pontianak dan selanjutnya Surabaya.

Kepala operasional PT Pelni Cabang Batam Adam saat ditemui TRIBUNBATAM.id di pelabuhan mengatakan, jumlah penumpang tersebut tergolong sedikit jika dibandingkan hari-hari sebelumnya yakni mencapai 200 hingga 300 orang lebih penumpang.

"Penumpang kali ini turun, kemungkinan karena mau memasuki bulan puasa dan mengingat ada larangan mudik," kata Adam.

Adam juga menanggapi soal larangan untuk mudik, PT Pelni cabang Batam hingga saat ini masih menunggu instruksi dari Kantor pusat.

Baca juga: KRONOLOGI Kecelakaan di Batu Ampar Batam, Korban Tabrak Trotoar Lalu Terlempar Masuk Parit

"Sebagai gambaran KM. Kelud terakhir berlayar pada 28 April 2021, sedangkan KM. Bukit Raya terakhir berlayar pada 21 April 2021, namun ini belum fix masih menunggu kepastian beberapa hari kedepan dari Jakarta," ujar Adam.

Sementara itu Bagus (44) salah satu penumpang KM. Bukit Raya dari Belinyu tujuan Batam mengatakan jika ia bersama keluarga sengaja pulang ke Batam lebih awal sebelum ada larangan mudik oleh Pemerintah.

"Kami sekeluarga sengaja cepat pulang ke Batam sebelum kapal di larang berlayar. Kami setiap tahun memang selalu mudik ke Batam," imbuhnya.

Bagus mengakui Batam sebagai tempat mudik lantaran keluarga besarnya semuanya ada di Batam.

Pantauan Tribun Batam.id dilapangan meski suasana pelabuhan tergolong sepih namun beberapa petugas dari Polsek Kawasan Batu Ampar , Ditpam, dan juga TNI tetap melakukan tugasnya.

Mereka  berjaga-jaga di depan pintu masuk pelabuhan maupun di dalam dermaga untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Semua penumpang tersebut meninggalkan pelabuhan Batu Ampar dengan kondisi selamat. (TRIBUNBATAM.id/ Ronnye Lodo Laleng)

*Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Batam

Penulis: ronnye lodo laleng
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved