Breaking News:

NATUNA TERKINI

Lumba-Lumba Terdampar di Pantai Tanjung Natuna Penuh Luka, Begini Kondisinya Kini

Lumba-lumba yang terdampar di Pantai Tanjung Natuna itu, sebelumnya coba untuk dilepas ke laut oleh warga.

TribunBatam.id/Muhammad Ilham
Lumba-Lumba Terdampar di Pantai Tanjung Natuna Penuh Luka, Begini Kondisinya. Foto evakuasi lumba-lumba yang terdampar di Pantai Tanjung Natuna beberapa waktu lalu. 

NATUNA, TRIBUNBATAM.id - Seekor lumba-lumba yang terdampar di bibir Pantai Tanjung, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepri akhirnya mati.

Lumba-lumba itu sebelumnya ditemukan terdampar oleh warga Desa Limau Manis, Kecamatan Bunguran Timur Laut, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Jumat (9/4/2021) pagi.

Tidak hanya itu, kondisinya pun diketahui penuh luka.

Seorang warga Desa Limau Manis, Parman mengatakan jika hewan mamalia itu sempat dilepaskan ke laut oleh warga.

Namun bobot ikan yang terlalu besar sehingga 4 orang dewasa tidak mampu melepaskannya.

Selain ukurannya yang jumbo, lumba-lumba itu juga terdapat luka, akhirnya masyarakat sekitar bersama Tim Penanggulangan Bencana dari Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Natuna membawanya ke lokasi Balai Karantina Ikan di wilayah Pantai Sejuba, Desa Sepempang, Kecamatan Bunguran Timur.

Namun Sabtu (10/4/2021), lumba-lumba tersebut sudah ditemukan dengan kondisi mati di lokasi karantina.

Seekor lumba-lumba terdampar dengan kondisi luka-luka di Pantai Tanjung atau Pantai Teluk Selahang, Desa Limau Manis, Kecamatan Bunguran Timur Laut, Kabupaten Natuna, Kepri, Jumat (9/4/2021) pagi.
Seekor lumba-lumba terdampar dengan kondisi luka-luka di Pantai Tanjung atau Pantai Teluk Selahang, Desa Limau Manis, Kecamatan Bunguran Timur Laut, Kabupaten Natuna, Kepri, Jumat (9/4/2021) pagi. (TribunBatam.id/Muhammad Ilham)

Anggota Karantina Ikan beserta Tim Penanggulangan Bencana dari Disdamkar yang mengetahui hal tersebut langsung mengevakuasi lumba-lumba sepanjang 2 meter tersebut untuk dikuburkan.

Kasi Kedaruratan dan Penanggulangan Bencana, Elkadar Lismana yang turun dalam proses evaluasi dan penguburan lumba-lumba tersebut menjelaskan bahwa saat ditemukan tubuh lumba-lumba tersebut memang penuh luka.

"Kemungkinan itu (luka-luka) yang menyebabkan kematian lumba-lumba tersebut," ujar Elkadar, Senin (12/4/2021).

Halaman
123
Penulis: Muhammad ilham
Editor: Septyan Mulia Rohman
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved