Breaking News:

Jangan Pernah Lakukan Hubungan Suami Istri Siang Hari di Bulan Ramadhan, Ganjarannya Menakutkan

Bulan Ramadhan merupakan bulan suci yang wajib dimuliakan oleh seluruh umat Muslim di dunia. Untuk itu, umat Muslim dilarang menodai sucinya bulan Ra

Editor: Eko Setiawan

"Yang membayar kafarat adalah suaminya saja, puasa dua bulan berturut-turut," kata Buya Yahya.

Meski begitu, lanjut Buya Yahya, hal itu tidak lantas membuat sang istri terbebas dari dosa.

"Adapun dosanya, di samping kafarat gak cukup, ada dosa itu, menodai bulan Ramadhan, maka kalau dosanya bareng-bareng dapet semuanya," jelasnya.

Namun, Buya Yahya menjelaskan ada hal yang membuat sang istri terbebas dari dosa berhubungan suami istri di siang hari saat bulan Ramadhan.

Yakni jika dirinya melakukan hal tersebut karena sangat terpaksa.

"Kecuali istri menolak masih dipaksa dan dihukum atau diancam, maka istri melakukan karena terpaksa, baru terbebas dari dosa," tuturnya.

Namun jika sang istri juga sama-sama mau, maka dosa ditanggung bersama, dan suami harus membayar kafarat.

Buya Yahya pun menyarankan kepada para pasangan suami istri untuk bersabar menunggu waktu berbuka puasa.

"Sabar beberapa jam kemudian, selesai. Jangan sampai naudzubillah, jangan paksakan diri di bulan Ramadhan untuk mencari murka Allah SWT," katanya.

Selain membayar kafarat, menurut Buya Yahya, ada hukuman lainnya yang harus dilakukan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved