Breaking News:

Percakapan Captain Afwan dengan Petugas ATC Bakal Ungkap Detik-detik Sriwijaya Air Jatuh

Percakapan terakhir Pilot Sriwijaya Air SJ-182 dengan petugas AirNav di ATC segera terungkap. 

ist
Penampakan setelah black box atau kotak hitam pesawat Sriwijaya Air SJ 182 ditemukan pada Selasa (12/1/2021). Black box terdiri dua perangkat utama yakni FDR dan CVR 

TRIBUNBATAM.id - Percakapan terakhir Pilot Sriwijaya Air SJ-182 dengan petugas AirNav di ATC segera terungkap. 

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) berhasil mengunduh data cockpit voice recorder (CVR) pesawat Sriwijaya Air dengan nomor registrasi PK-CLC.

"KNKT berhasil mengunduh seluruh 4 channel dari CVR, akan tetapi channel 4 pada CVR mengalami gangguan," ujar Soerjanto dalam keterangan tertulis, Selasa (13/4/2021).

Seperti diketahui pesawat nomor penerbangan SJ-182 rute Jakarta-Pontianak tersebut jatuh di perairan Kepulauan Seribu pada (9/1/2021) lalu.

Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono mengatakan dari hasil pengunduhan didapatkan rekaman percakapan selama 2 jam termasuk percakapan saat mengalami kecelakaan.

CVR pesawat yang ditemukan pada 30 Maret 2021 tersebut berisi empat saluran audio.

Termasuk juga rekaman pilot yang membawa pesawat tersebut.

Baca juga: Sambut Dibukanya Rute Batam – Jakarta, Sriwijaya Air Berikan Rapid Test Antigen Gratis

Berdasarkan rekaman tersebut, kata dia, telah menambah data penting bagi investigasi yang hasilnya akan disampaikan dalam laporan akhir (Final Report).

Soerjanto memaparkan rangkaian investigasi kecelakaan yang alami oleh PT. Sriwijaya Air pada 9 Januari 2021 dalam rute penerbangan Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta tujuan Bandar Udara Internasional Supadio, Pontianak tersebut.

Penampakan setelah black box atau kotak hitam pesawat Sriwijaya Air SJ 182 ditemukan pada Selasa (12/1/2021). Black box terdiri dua perangkat utama yakni FDR dan CVR
Penampakan setelah black box atau kotak hitam pesawat Sriwijaya Air SJ 182 ditemukan pada Selasa (12/1/2021). Black box terdiri dua perangkat utama yakni FDR dan CVR (ist)

Ia menjelaskan tiga hari pasca terjadinya kecelakaan yaitu pada tanggal 12 Januari 2021, Flight Data Recorder (FDR) telah ditemukan dan hasil data yang telah diolah oleh KNKT telah diumumkan kepada publik melalui laporan awal investigasi (preliminary report) pada tanggal 10 Februari 2021. 

Halaman
123
Editor: Agus Tri Harsanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved