Breaking News:

BATAM TERKINI

Safe Travel Corridor Ditunda, Ini Tanggapan Pelaku Pariwisata di Nongsa Batam, sudah Siap?

General Affair Citramas Group, Reggy Djakarya menyebut pihaknya sudah sangat siap untuk menyambut pemberlakuan safe travel corridor & wisman Singapura

Penulis: Ichwan Nur Fadillah | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Ichwan Nur Fadillah
Foto General Affair Citramas Group, Reggy Djakarya. Safe Travel Corridor Ditunda, Ini Tanggapan Pelaku Pariwisata di Nongsa Batam, sudah Siap? 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Kabar ditundanya pemberlakuan safe travel corridor di Provinsi Kepri mengundang tanya sejumlah pihak. Tak terkecuali para pelaku pariwisata di Nongsa, Kota Batam.

Pasalnya, pemerintah tak menjabarkan alasan penundaan yang diperkirakan hingga Mei 2021 mendatang.

"Terkait kabar penundaan itu memang belum ada info resmi. Tapi sudah dengar juga dari media," ujar General Affair Citramas Group, Reggy Djakarya kepada Tribun Batam, Senin (12/4/2021).

Meski pihaknya telah melakukan sejumlah persiapan secara maksimal, namun Reggy tak ingin terlalu mempersoalkan penundaan ini.

Ia paham, izin untuk membuka pintu masuk bagi seluruh wisatawan mancanegara (wisman) menjadi kewenangan penuh pemerintah.

Baca juga: Kakanim Tanjunguban Cek Kesiapan Pegawai di Pelabuhan Lagoi Untuk Kedatangan Turis Asing 21 April

Baca juga: Dukung Travel Bubble, Singapura Sambut Baik Dibukanya Kawasan Wisata di Kepri

"Yang memberikan izin buka itu pemerintah. Artinya, harus ada kesepakatan baik dari pemerintah Singapura atau pun Indonesia. Kalau tidak ada izin, tidak mungkin ada kapal masuk," jelasnya lagi.

Para prinsipnya, lanjut Reggy, para pelaku pariwisata di Nongsa sudah sangat siap untuk menyambut pemberlakuan safe travel corridor dan menerima wisatawan dari Negara Singapura.

"12 properti di Nongsa sudah sangat siap," tegasnya.

Selain itu lanjut Reggy, sebanyak 1.670 tenaga kerja pariwisata di wilayah Nongsa juga telah disuntik vaksin Covid-19.

"Di tahap pertama segitu. Lalu ada sekira 200 karyawan menyusul. Itu pun kami masih meminta penambahan dan sudah diajukan untuk karyawan Nongsa Digital Park yang kemarin WFH town dan sekarang sudah kembali ke Batam," imbuhnya.

Reggy menyebut, para tenaga kerja pariwisata ini dijadwalkan akan menjalani vaksinasi Covid-19 dosis dua pada tanggal 18 sampai 20 April 2021 nanti.

"Jika penundaan safe travel corridor dilakukan hingga Mei 2021, artinya para pekerja sudah clean semua. Sudah divaksin. Mudah-mudahan jangan diundur lagi," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Provinsi Kepri menunda pemberlakuan safe travel corridor, yang wacananya akan dimulai pada 21 April 2021 mendatang.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Buralimar saat berada di Swiss Bell Hotel, Rabu (7/4/2021) lalu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved