HUMAN INTEREST
Cerita Caesa Icha, Rintis Karier Model, Bertahan di Tengah Ketatnya Persaingan Dunia Hiburan
Caesa Icha merintis karier modelnya dari nol hingga bisa jadi model profesional. Selain model, Icha juga seorang Female Disc Jockey
BATAM, TRIBUNBATAM.id – Lahir di Jakarta pada tanggal 27 Juli tahun 1992 lalu, nama Caesa Icha mulai tersohor di dunia hiburan tanah air.
Selain berbakat, Icha juga dianugerahi paras cantik dan lekukan tubuh aduhai. Pesona gadis berdarah Sumatera Utara ini mampu menyihir setiap pria yang menatapnya.
Sebagai model papan atas, Icha tak segan-segan untuk menekuni sejumlah profesi lainnya. Satu di antaranya adalah sebagai seorang Female Disc Jockey (FDJ).
Ia sadar, untuk meraih sukses dan membuat bahagia orang-orang yang dicintainya tak semudah membalikkan telapak tangan. Perlu kerja keras dan tekad yang kuat.
Apalagi untuk bersaing di industri hiburan tanah air. Jika tak cekatan maka akan tertinggal.
Baca juga: Suka Duka Rudi Sukarjo Bangun Kebun Wisata Jambu Madu Edu Farm di Batam: Risiko Pasti Ada
Baca juga: Kisah Kapten Maaruf Kejar-Kejaran dengan Kapal Asing hingga Alami Baku Hantam di Laut
“Saya merintis karier dari nol. Benar-benar dari bawah dan tidak pernah menyusahkan orangtua. Semua hasil kerja keras sendiri,” ujar perempuan berambut pirang ini kepada Tribun Batam, Rabu (14/4/2021).
Selain membawa namanya ke puncak popularitas, profesi Icha sebagai model dan FDJ itu juga mampu mendatangkan banyak keuntungan baginya.
Icha pun bertekad untuk segera membelikan mamanya sebuah rumah mewah di kawasan elite Cinere, Jawa Barat.
Sebab baginya, mama adalah harta paling berharga di dunia. Bahkan, selama Icha merintis kariernya sebagai model, mamanya adalah orang pertama yang mendukung dan mendorongnya terjun ke industri hiburan.
“Saya benar-benar bangga memiliki mama. Mama adalah penyemangat saya sampai kapan pun. Masih banyak yang ingin saya berikan ke mama,” ungkapnya lagi.
Icha bercerita, keinginannya untuk menjadi seorang model papan atas sudah ada sedari remaja. Namun ia sadar, untuk mewujudkan angannya itu tak mudah, perlu modal dan kerja cerdas.
Hal ini pula yang mendorongnya untuk memutar otak agar tetap bertahan di tengah persaingan.
“Karena dari dulu saya orangnya tak bisa diam, semua dikerjakan. Termasuk jualan tas secara online. Untungnya itu untuk kebutuhan hidup saya semasa muda,” kenangnya.
Icha sadar, persaingan di industri hiburan tak dapat dihindari. Banyak model atau daun muda terus berdatangan setiap waktunya.
Tapi ia tak takut. Sebab Icha yakin, tetap menjadi diri sendiri adalah kunci keberhasilannya selama mengarungi keglamoran dunia hiburan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/1404caesa-icha.jpg)