Breaking News:

Produksi Miras, Polisi Gerebek Rumah Berisi Ratusan Liter Ciu dan Tuak di Banyumas

Rumah yang dipakai untuk memproduksi minuman keras (miras) tradisional jenis ciu dan tuak di Banyumas, Jawa Tengah digerebek polisi.

KOMPAS.COM/DOK POLRESTA BANYUMAS
Anggota Satuan Sabhara Polresta Banyumas, Jawa Tengah, menyita ratusan liter miras tradisional jenis ciu dan tuak. 

TRIBUNBATAM.id - Sebuah dua rumah yang dipakai untuk memproduksi minuman keras (miras) tradisional jenis ciu dan tuak di Banyumas, Jawa Tengah digerebek polisi.

Menurut Kasat Sabhara Polres Banyumas Kompol Aldino Agus Anggoro mengatakan, polisi menyita sebanyak 115 liter ciu dari seorang lelaki berinisial TK (43), warga Kecamatan Wangon.

Wakapolsek Digerebek Warga Sedang Selingkuh Dengan Istri Orang, Sembunyi di Kamar Mandi

Selanjutnya, polisi juga menyita 240 liter tuak dari seorang pria warga Kecamatan Ajibarang berinisial NR (39).

"Kami juga menegakkan tipiring kepada penjual dan juga pembuat minuman keras tradisional," kata Aldino kepada wartawan di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jumat (16/4/2021).

Usai Dicekoki Miras Gadis 16 Tahun Digilir 4 Pria, 2 Pelaku Rudapaksa Ternyata Masih Bocah

Menurut Aldino, sanksi tersebut sebagai efek jera bagi para pembuat dan penjual.

Harapannya, mereka tidak lagi menjual dan memproduksi miras.

"Kami akan terus menggencarkan operasi miras untuk menciptakan kondusifitas wilayah," tuturnya.

Gadis Berambut Pirang Tergeletak di Pinggir Jalan Usai Pesta Miras Bersama Temannya

Di tempat terpisah, Tim Satria juga berhasil mengamankan 100 botol minuman keras berbagai merk yakni, jenis anggur merah, anggur putih dan anggur kolesom dari ZIS (48) seoarang laki laki warga Purwokerto Utara. 

(*/tribunbatam.id)

BACA JUGA BERITA TERBARU TRIBUNBATAM.id di GOOGLE NEWS

Baca Juga Berita lain tentang MIRAS

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Gerebek Rumah Produksi Miras, Polisi Sita Ratusan Liter Ciu dan Tuak di Banyumas"

Editor: Filemon Halawa
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved