Breaking News:

BATAM TERKINI

Seminggu Berstatus Tersangka Kasus Dugaan Korupsi, Berkas Rustam Efendi Dilimpahkan ke Pengadilan

Berkas perkara dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) milik Rustam Efendi akhirnya dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Tanjungpinang.

tribunbatam.id/Argianto
Kadishub Batam Rustam Efendi ditahan penyidik Kejaksaan Negeri Batam 

BATAM, TRIBUNBATAM.id – Satu minggu setelah ditetapkan sebagai tersangka, berkas perkara dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) milik Rustam Efendi akhirnya dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Tanjungpinang.

Dalam rilisnya, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Seksi Intelijen Kejari Batam, Hendarsyah Yusuf Permana mengatakan, penyerahan berkas dilakukan kemarin, Selasa (15/4/2021) sekira pukul 14.00 WIB.

Ia menegaskan, hal ini merupakan bentuk komitmen Kejari Batam dalam menyelesaikan penanganan perkara tipikor secara cepat dan transparan.

“Tersangka (Rustam Efendi) didakwa dengan dugaan tipikor yang diklasifikasikan sebagai tindak pidana korupsi yang terkait dengan perbuatan pemerasan,” ungkap Hendar.

Pada kasus ini, kata dia, dugaan pemerasan itu dilakukan dalam hal penerbitan surat rekomendasi penentuan sifat dan jenis kendaraan di Dinas Perhubungan (Dishub) Batam tahun 2018, 2019, dan 2020.

Baca juga: Wakil Walikota Batam Amsakar Ahmad Kena Covid-19, Kini Tiap Sore Tim Satgas Patroli di Lokasi Bazar

Sebagaimana diketahui, kala itu, Rustam Efendi menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam.

Tersangka dijerat dengan dakwaan melanggar pasal 12 huruf e atau pasal 12 huruf a atau pasal 11 UU No. 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU No. 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU No. 31 Tahun 1999 juncto pasal 55 Ayat (1) KUHP juncto Pasal 65 Ayat (1) KUHP,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, penetapan tersangka terhadap Rustam Efendi telah dilakukan oleh Kejari Batam, Kamis (8/4/2021) lalu.

"Betul. Sudah tadi (jadi tersangka)," ujar Hendar kepada Tribun Batam.

Dalam kasus ini, lanjut Hendar, Rustam bersama-sama dengan tersangka lainnya, Hariyanto melakukan tindak pidana tipikor.

Saat itu, Hariyanto menjabat sebagai Kepala Seksi (Kasi) Pengujian Kendaraan Bermotor Dishub Batam.

"Pungutan liar yang dilakukan tersangka (Rustam) bersama-sama dengan tersangka H dilakukan terhadap penerbitan SPJK yang merupakan syarat terbitnya surat KIR (pengujian kendaraan bermotor). Subjek pungli adalah dealer mobil se-Kota Batam," katanya lagi. (TRIBUNBATAM.id/Ichwan Nurfadillah)

*Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Batam

Penulis: Ichwan Nur Fadillah
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved