Breaking News:

TANJUNGPINANG TERKINI

INFO Cuaca di Tanjungpinang dan Bintan Selama 3 Hari ke Depan, Masih Didominasi Hujan Lokal

BMKG Raja Haji Fisabilillah merilis prakiraan cuaca di wilayah Tanjungpinang dan Bintan. Masih didominasi hujan lokal.

TribunBatam.id/Endra Kaputra
BMKG Raja Haji Fisabilillah merilis prakiraan cuaca di wilayah Tanjungpinang dan Bintan. Masih didominasi hujan lokal. 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang memprakirakan cuaca untuk wilayah Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri) untuk tiga hari ke depan. 

Analisis Dinamika Atmosfer suhu muka laut (Sea Surface Temperature atau SST) di sekitar Perairan Kepulauan Riau khususnya di Perairan Pulau Bintan umumnya masih dalam kondisi hangat berkisar antara 29°C s/d 31°C dan anomali SST di wilayah perairan Kepri bernilai antara -0,0 s/d 1,5°C

"Indeks ENSO berada dalam kategori La Nina lemah, diprakirakan masih akan berlansung hingga April 2021. Sehingga masih berdampak terhadap adanya peningkatan aktivitas konveksi di wilayah Indonesia khususnya Indonesia bagian timur," kata Prakirawan BMKG Tanjungpinang Miranda Putri Permatasari, Sabtu (17/4/2021).

Selain itu, lanjutnya, indeks di Pole Mode dalam kategori  netral.

Diprakirakan masih tetap netral hingga Oktober 2021 sehingga tidak berpengaruh terhadap penambahan massa udara dari Samudera Hindia ke wilayah Indonesia.

Analisis per tanggal 15 April 2021 menunjukkan MJO berada di fase 7 (Pasifik Tengah) yang tidak berpengaruh terhadap cuaca di Kepulauan Riau.

Baca juga: JADWAL Kapal Ferry di Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang, Sabtu (17/4) Kapal Tambah 1 Trip

"Pada dasarian I April 2021, aliran massa udara di wilayah Indonesia umumnya didominasi angin baratan dan diprediksi masih akan didominasi angin baratan di Sumatera hingga dasarian II April. Pada dasarian II April, pola siklon berpotensiterbentuk di Samudera Pasifik sebelah utara Papua. Sedangkan zona konvergensi 
diprediksi terjadi di sepanjang pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan Kepulauan Maluku," terangnya. 

Masih didasarian I April 2021, kelembapan udara relatif (relative humidity) pada lapisan permukaan umumnya di atas 80%.

Kelembaban udara relatif pada lapisan permukaan diprediksi umumnya sekitar 80% hingga dasarian I Mei 2021.

"Untuk peringatan dini yang harus diwaspadai terjadinya hujan ringan-lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang akibat munculnya awan cumulonimbus," ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Novenri Halomoan Simanjuntak
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved