Breaking News:

Dandim Buka Suara Terkait Pengeroyokan Anggota TNI dan Polri di Kebayoran Baru Jaksel

Komandan Distrik Militern (Dandim) 0504 Jakarta Selatan akhirnya buka suara terkait pengeroyokan anggota TNI dan Polri di Jalan Falatehan, Melawai, Ke

Editor: Danang Setiawan
kolase tribun bali
Dandim 0504 Jakarta Selatan, Kolonel TNI Ucu Yustiana buka suara terkait pengeroyokan anggota TNI dan Polri di Kebayoran Baru Jaksel. Foto Ilustrasi 

JAKARTA, TRIBUNBATAM.id - Komandan Distrik Militern (Dandim) 0504 Jakarta Selatan akhirnya buka suara terkait pengeroyokan anggota TNI dan Polri di Jalan Falatehan, Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Pengeroyokan anggota TNI/Polri yang menewaskan satu anggota Polri terekam kamera CCTV.

Dalam rekaman tersebut terlihat sekelompok pria mengeroyok seseorang hingga terkapar.

Setelah korban terjatuh tak berdaya, para pelaku langsung pergi meninggalkan lokasi.

Rekaman CCTV yang memperlihatkan aksi pengeroyokan tersebut viral di media sosial pada Minggu (18/4/2021).

Komandan Distrik Militer (Dandim) 0504 Jakarta Selatan Kolonel TNI Ucu Yustiana membenarkan bahwa korban pengeroyokan adalah anggota TNI.

"Memang betul dari pihak TNI jadi korban," ujarnya Minggu (18/4/2021), seperti dilansir Tribunjakarta.com.

Baca juga: Anggota TNI Tewas Terbunuh, Tanda Irisan di Bagian Tubuh Jadi Petunjuk, Ini Tampang Pelaku

Baca juga: Dipecat dari Anggota TNI Gegara Jadi Kurir Narkoba, Narapidana Ini Ungkap Penyebabnya: Ibu Saya

Namun, ia menyebutkan bahwa anggota TNI yang tewas itu bukan dari Kodim 0504 Jakarta Selatan.

"Untuk lebih jelasnya bisa (ditanyakan) ke Kapolres saja ya," imbuhnya.

Pengeroyokan diduga terjadi di trotoar Jalan Falatehan.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved