Breaking News:

Sering Buat Macet, Komisi III DPRD Batam Surati Dishub Soal Tatib Kendaraan Berat di Jalan

Ketua Komisi II DPRD Batam, Werton bilang, permintaan ke Dishub ini karena sering terjadi macet akibat kendaraan berat di jalan

TRIBUNBATAM.id/HENING SEKAR UTAMI
Sering Buat Macet, Komisi III DPRD Batam Surati Dishub Soal Jam Operasional Kendaraan Berat. Foto sebuah truk terbalik di daerah Seraya Atas Batam dan mengakibatkan jalan raya yang mengarah ke Bengkong sempat macet, beberapa waktu lalu 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Komisi III DPRD Batam segera menyurati Dinas Perhubungan (Dishub) Batam terkait pemberlakuan jam operasional dan tata tertib (tatib) berlalu lintas untuk kendaraan berat.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua Komisi III DPRD Batam, Werton Panggabean. Permintaan ini mengingat seringnya terjadi kecelakaan dan kemacetan yang diakibatkan kendaraan berat.

"Sudah ada aturan lalu lintas supaya kendaraan berat bisa jalan di lajur kiri," ujar Werton, Senin (19/4/2021).

Ia juga mengimbau pengendara dan mobil tetap harus berhati-hati. Apalagi jika melintas bersamaan dengan kendaraan berat.

"Kalau Sekupang-Tanjung Uncang, tak bisa dibatasi jamnya karena keduanya wilayah industri. Kalau Nagoya mungkin bisa," katanya.

Baca juga: Dua Truk Trailer Sempat Buat Macet Jalan Gajah Mada Tiban Batam, Ternyata Ini Sebabnya

Baca juga: BREAKING NEWS - Sebuah Truk Terguling di Jalan Seraya Atas, Arus Lalu Lintas Macet

Sementara itu, Anggota Komisi III DPRD Kota Batam, Tumbur Hutasoit mengakui memang selama ini kendaraan berat selalu berada di lajur sebelah kanan dan berjalan dengan lambat.

Bahkan sering juga sesama kendaraan berat jalan saling beriringan sehingga menimbulkan kemacetan.

"Dishub harusnya berikan surat edaran kepada perusahaan agar jam operasionalnya diatur. Dishub harus bekerja sama dengan kepolisian," tegas Tumbur.

Ia berharap, seluruh pengemudi kendaraan berat untuk mematuhi aturan lalu lintas. Yakni berjalan di lajur kiri.

"Memang itu kesadaran pengemudi. Tapi kalau ada aturan main di lalu lintas, pasti pengemudi patuhi. Apalagi ditekan dengan perusahaan mereka. Misalnya takut di-warning atau dikeluarkan," kata Tumbur.

Halaman
12
Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Dewi Haryati
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved