Breaking News:

VIRUS CORONA DI KARIMUN

Corona di Karimun Hari Ini, Warga Sungai Pasir Meral Sembuh Covid, Total Kasus 454

Satgas Covid-19 Karimun mengumumkan ada satu pasien sembuh setelah terpapar corona di Karimun. Pasien warga Sungai Pasir, Kecamatan Meral

Penulis: Yeni Hartati | Editor: Dewi Haryati
FREEPIK.COM
Corona di Karimun Hari Ini, Warga Sungai Pasir Meral Sembuh Covid, Total Kasus 454. Ilustrasi covid-19. 

KARIMUN, TRIBUNBATAM.id - Satgas Covid-19 Karimun mengumumkan ada satu pasien sembuh setelah terpapar corona.

Pasien sembuh Covid-19 itu berjenis kelamin perempuan warga Sungai Pasir, Kecamatan Meral.

Dari data Satgas Covid-19 Karimun, diketahui pula total pasien positif covid-19 di Karimun telah mencapai 454 kasus.

Dari jumlah ini, masih didominasi pasien tanpa gejala. Jumlahnya sebanyak 262 kasus, sedangkan pasien bergejala sebanyak 192 kasus.

Sementara itu, dari 454 kasus, sebanyak 415 kasus di antaranya sembuh.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Karimun, Rachmadi mengatakan, saat ini pandemi Covid-19 belum berakhir dan masih ada.

Namun, yang terpenting bagaimana memutus mata rantai penyebaran wabah Covid-19 di Kabupaten Karimun untuk mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker, jaga jarak, mencuci tangan dengan sabun, menjauhi kerumunan.

"Meningkatkan imunitas tubuh, dengan menerapkan hidup bersih dan sehat, serta senantiasa beribadah dan berdoa agar terhindar dari penularan Covid-19," imbauan Rachmadi.

Berikut update Covid-19 di Karimun pada Rabu (21/4/2021)

1. Kasus konfirmasi

Jumlah kasus konfirmasi: 454 (0)
Jumlah kasus konfirmasi bergejala: 192 (0)
Jumlah konfirmasi tanpa gejala: 262 (0)
Jumlah kasus perjalanan (import): 38 (0)
Jumlah kasus konfirmasi kontak erat: 223 (0)
Jumlah kasus konfirmasi tidak ada riwayat perjalanan atau kontak: 193 (0)
Selesai isolasi kasus konfirmasi: 415 (+1)

2. Kasus meninggal
Meninggal RT-PCR: 20 (0)
Meninggal Probabel: 1 (0)

3. Pemeriksaan RT-PCR
Jumlah kasus di swab: 2667 (0)

4. Kondisi kasus konfirmasi hari ini
Masih isolasi: 18 (0)
Selesai isolasi: 415 (+1)
Meninggal: 19 (0)

2 Orang Meninggal

Sementara itu, dua warga Karimun meninggal dunia akibat covid-19.

Mereka merupakan warga Kecamatan Kundur berjenis kelamin perempuan berumur 48 tahun.

Serta pasien laki-laki berumur 59 tahun warga Tanjunghutan Kecamatan Moro.

Penambahan kasus pada Selasa (20/4/2021) ini, membuat angka meninggal dunia akibat covid-19 di Karimun menjadi 21 kasus.

Adapun pasien yang meninggal karena Corona berjenis kelamin perempuan (48) warga Kecamatan Kundur.

"Pasien berjenis kelamin perempuan yang meninggal tersebut asal Kundur berusia 48 tahun, dan merupakan pasien meninggal probable," ucap Kepala Dinas Kesehatan/ Kadinkes Karimun, Rachmadi.

Razia protokol kesehatan di depan kantor Satpol PP Karimun, Selasa (30/3/2021).
Razia protokol kesehatan di depan kantor Satpol PP Karimun, Selasa (30/3/2021). (TribunBatam.id/Istimewa)

Ia menambahkan, kasus meninggal probable diketahui dari hasil pemeriksaan antigennya positif Covid-19.

"Pasien meninggal probable itu tidak sempat kami swab.

Karena ia sudah meninggal dunia ketika di rujuk ke RSUD Muhammad Sani Karimun," jelasnya.

Sementara, hasil dari tracking pasien tersebut terdapat satu orang di antaranya yang reaktif covid-19.

Selain itu, adanya satu lagi pasien meninggal dunia akibat covid-19 yang dikebumikan di Dusun Sememal Pasir Panjang Kecamatan Meral Barat.

Pasien tersebut berjenis kelamin laki-laki berusia 59 tahun dan merupakan warga Tanjunghutan Kecamatan Moro.

Sementara, hasil tracking pasien tersebut masih di lakukan pemeriksaan.

Baca juga: Seorang Pegawai Bea Cukai Terpapar Corona di Karimun, Bagian dari 3 Pasien Baru Covid

Baca juga: RAMADHAN 2021 di Karimun saat Pandemi Covid-19, Tak Ada Safari Ramadhan

Rachmadi menambahkan, kasus covid-19 di Karimun belakangan ini terus alami kenaikan.

Kondisi ini menurutnya tidak hanya terjadi di Karimun.

Daerah lainnya di Kepri menurutnya juga sama, seperti wilayah Batam hampir mendekati Zona Merah Covid-19, begitu juga Tanjungpinang.

"Kecamatan Meral status zona orange, dan 3 Kecamatan status zona Kuning," ucapnya.

Kepala Dinkes Karimun Rahmadi tak henti-hentinya mengimbau dan meminta agar warga Karimun terus meningkatkan kewaspadaan dengan mematuhi protokol kesehatan.

Hal itu bertujuan untuk keselamatan bersama, untuk menekan peredaran dan mata rantai Covid-19.

"Apabila tidak waspada, maka ini ada kemungkinan terus meningkat. Jadi kami minta, masyarakat tetap patuhi protkes, jangan abaikan," sebutnya. (TribunBatam.id/Yeni Hartati)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Karimun

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved